Mengenal Perbedaan Antara Kista dan Tumor Serta Penyebabnya

Oleh: Destri Ananda Prihatini - 4 November 2019
Dibaca Normal 1 menit
Mengenal perbedaan antara kista dan tumor serta mengetahui penyebabnya.
tirto.id - Tumor adalah pertumbuhan sel abnormal yang tidak semestinya. Tumor dibedakan menjadi dua yaitu jinak dan ganas.

Dilansir dari WebMD, dalam kebanyakan kasus, pandangan dengan tumor jinak sangat baik. Tetapi tumor jinak bisa serius jika mereka menekan struktur vital seperti pembuluh darah atau saraf.

Sementara itu, menurut laman Healthline, kista adalah kantung mirip jaringan selaput yang mengandung cairan, udara, atau zat lain. Kista dapat tumbuh hampir di mana saja di tubuh Anda atau di bawah kulit Anda.

Kista akan terasa lembut saat disentuh. Sementara itu, tumor merupakan massa jaringan yang biasanya berbentuk padat.

Kista maupun tumor dapat tumbuh di bagian tubuh manapun. Kedua kondisi ini dapat terjadi pada kulit, jaringan, organ, maupun tulang. Penyakit ini juga dapat muncul dimanapun termasuk wajah hingga kaki.

Kedua kondisi ini bisa bersifat jinak atau ganas. Hal ini tergantung dari beberapa gejala yang terlihat.

Dilansir dari Medicalnewstoday, tumor dan kista yang berpotensi berbahaya dengan gejala seperti pendarahan dari area kista atau tumor, rasa sakit, gerakan terhambat, dan ketidakmampuan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Jenis kista yang umum terjadi seperti kista payudara, kista epidermoid, kista hati, kista pilar, kista ginjal, dan kista ovarium. Sementara itu, beberapa jenis tumor yang dapat terjadi yaitu adenoma, fibroid, lipoma, dan tumor ganas.

Perbedaan Kista dan Tumor

Kista dan tumor bukanlah hal yang sama. Kondisi kedua penyakit ini memang terlihat sama namun sebenarnya memiliki penyebab berbeda.

Menurut Healthline, kista berkembang karena iritasi atau cedera dan infeksi penyumbatan saluran dalam folikel rambut, degenerasi jaringan sendi ikat, ataupun ovulasi.

Sementara itu, menurut Foxchase, tumor tumbuh akibat dari pertumbuhan sel yang abnormal sehingga terjadi pembengkakan.

Sel-sel tua yang bertahan dan sel-sel baru terbentuk di waktu yang sama, sel tambahan ini yang kemudian menimbulkan tumor. Tumor cenderung tumbuh dengan cepat dan biasanya keras saat disentuh.

Untuk membedakan kista dan tumor, diperlukan metode tertentu seperti teknik pencitraan atau tindakan biopsi.

Prosedur ini melibatkan pengambilan sampel jaringan yang terkena atau seluruh area yang berpotensi untuk dipelajari di bawah mikroskop.

Metode USG dan CT scan juga sering digunakan untuk memeriksa kista atau tumor yang terletak jauh di dalam tubuh.

Tumor bersifat tetap atau tak berpindah dan hanya berkembang pada satu tempat. Tumor yang jinak tidak tumbuh atau menyerang bagian tubuh lainnya. Namun, jika perkembangan tumor meluas atau berpindah ke bagian lain, maka dapat dipastikan itu merupakan tumor ganas dan dapat menyebabkan kanker.

Kista pada umumnya tidak berbahaya. Sebagian besar kista tidak memerlukan perawatan dan dapat hilang dengan sedirinya. Namun dalam beberapa kasus, kista dapat berbahaya tergantung dari lokasi dan gejalanya.

Meskipun tidak semua peyakit kista dan tumor berbahaya dan membutuhkan perawatan, seseorang yang menderita kondisi ini harus memeriksa segera benjolan yang timbul jika terlihat tumbuh dengan cepat.


Baca juga artikel terkait TUMOR atau tulisan menarik lainnya Destri Ananda Prihatini
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Destri Ananda Prihatini
Penulis: Destri Ananda Prihatini
Editor: Yandri Daniel Damaledo
DarkLight