Menag Tiadakan Salat Iduladha & Tempat Ibadah Ditutup Selama PPKM

Reporter: Antara, tirto.id - 2 Jul 2021 16:22 WIB
Daerah yang masuk PPKM Darurat diimbau tidak menggelar Salat Idul Adha pada 20 Juli mendatang baik di lapangan maupun masjid atau musala.
tirto.id - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlaku mulai besok Sabtu (3/7) hingga Selasa (20/7). Hari terakhir PPKM diperkiraan bersamaan dengan jatuhnya Hari Iduladha atau Idulkurban bagi umat muslim.

Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyebut sudah menyiapkan Surat Edaran (SE) peniadaan ibadah di tempat-tempat ibadah mulai dari masjid, pura, wihara hingga kelenteng.

Terkait dengan Salat Iduladha, Menag mengimbau kepada umat Islam agar menggelar Salat Iduladha di rumah masing-masing. Soal takbiran. Yaqut mengatakan takbir keliling di zona PPKM Darurat dilarang, begitu pula takbiran di masjid ditiadakan.


"Jadi takbiran di rumah saja," kata Yaqut seusai rapat bersama kementerian, Jumat (2/7/2021).

Sebelum ada PPKM Darurat, Kemenag mengizinkan Salat Iduladha berjamaah di lapangan atau masjid di zona merah dan oranye. Namun dengan PPKM, Menag mengimbau peniadaan Salat Iduladha baik di tempat terbuka atau masjid.

"Inti dari hasil rapat yang nanti akan kita turunkan menjadi Surat Edaran Menteri Agama yang akan kita sebarkan secara luas," ujarnya.

Yaqut mengatakan Kementerian Agama akan mengeluarkan surat edaran yang mengatur pelaksanaan ibadah saat PPKM Darurat sekaligus menjadi penguat dari edaran sebelumnya.

Berkaitan penyembelihan hewan kurban, Menag menyebut harus digelar di tempat terbuka. Jumlah orang yang terlubat dibatasi dan tidak memicu kerumunan.

Kemudian saat proses pembagian daging kurban diberikan langsung oleh panitia kepada yang berhak ke rumahnya masing-masing.

"Kemudian daging kurban yang biasanya pembagiannya sering kali mengundang kerumunan dengan membagi kupon, kita akan coba atur bahwa pembagian hewan kurban itu harus diserahkan langsung kepada yang berhak ke rumah masing-masing," ujarnya.



Baca juga artikel terkait PPKM DARURAT atau tulisan menarik lainnya
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Antara
Editor: Zakki Amali

DarkLight