Megawati Ungkap Alasan Absennya PDIP di Pertemuan 4 Parpol Koalisi

Oleh: Bayu Septianto - 24 Juli 2019
Dibaca Normal 1 menit
Saat ada pertemuan empat ketua umum parpol koalisi Jokowi, Megawati sedang berada di luar daerah, sehingga tak bisa mengikuti.
tirto.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menjelaskan alasan dirinya ataupun elite partainya yang tak hadir dalam pertemuan empat ketua umum partai politik pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Kantor DPP Partai Nasional Demokrat, Senin (22/7/2019) lalu.

Megawati mengatakan dirinya saat itu memang sedang tak berada di Jakarta.

"Sebelum saya bertemu dengan Pak Bowo [Prabowo], ada pertemuan di tempatnya abang saya, Surya Paloh. Kenapa kok PDIP gak ada, saya memang sedang ada di luar negeri pada waktu itu atau di luar daerah," ujar Megawati usai bertemu dengan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (24/7/2019).

Ditegaskan Megawati, PDIP memang tengah disibukkan dengan persiapan Kongres ke-V PDIP yang akan dilaksanakan awal Agustus mendatang.

"Karena kami sekarang sedang menghadapi rapat kerja daerah, dan rapat kerja cabang untuk kongres yang akan diadakan pada tanggal 8-11 Agustus," tutur Mega.


Mega juga membantah ketidakhadiran PDIP dalam pertemuan itu lantaran tak diundang karena empat partai itu tak setuju dengan terbukanya peluang Gerindra bergabung dengan koalisi pendukung Jokowi.

Mega meminta semua pihak tak terlalu serius dalam menghadapi dinamika politik usai Pilpres 2019 ini.

Bahkan, untuk menunjukkan tak ada ketegangan lagi antara dirinya dengan Prabowo, Megawati mengundang Prabowo untuk hadir dalam kongres partainya nanti di Bali.

"Daripada jadi digoreng-goreng. Saya tanya [Prabowo], mau ke kongres gak? Mau dong [jawab Prabowo]. Kalau mau saya undang," tutur Mega.

"Rileks saja lah di negeri tercinta kita ini," imbuhnya.


Sebelumnya, Empat ketua umum yang ada di koalisi pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin berkumpul di Kantor DPP Partai Nasional Demokrat, Senin (22/7/2019). Mereka adalah Ketua Umum Partai Nasional Demokrat Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dan Plt Ketum Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Suharso Monoarfa.

Keempat partai ini diketahui merupakan partai di koalisi Jokowi-Ma'ruf yang lolos ke parlemen. Surya Paloh mengatakan pertemuan ini guna memperkuat soliditas koalisi.

Plt Ketum PPP Suharso Monoarfa juga senada. Ia menuturkan pertemuan ini juga membahas perlu-tidaknya penambahan koalisi ke depan. Ia menegaskan keempat partai ini memiliki tujuan yang sama untuk tetap menyolidkan koalisi.



"Dan kami ingin kekentalan koalisi itu semakin ketat, soliditas itu terjaga. Dan bagaimana kita mengantisipasi adanya pikiran apakah diperlukan perluasan keanggotaan dari koalisi," jelas Suharso usai pertemuan.



Baca juga artikel terkait KOALISI JOKOWI atau tulisan menarik lainnya Bayu Septianto
(tirto.id - Politik)

Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Zakki Amali
DarkLight