Menuju konten utama

Luhut: Ancaman Nuklir dari Perang Rusia-Ukraina Semakin Nyata

Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan mewanti-wanti ancaman nuklir semakin nyata dan dikhawatirkan akan meningkatkan ketidakpastian ekonomi global ke depan.

Luhut: Ancaman Nuklir dari Perang Rusia-Ukraina Semakin Nyata
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan memberikan sambutan pada acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (18/6/2021). ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww.

tirto.id - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan kondisi perang antara Rusia dan Ukraina belum menunjukan tanda-tanda akan segera berakhir. Luhut pun mewanti-wanti kepada seluruh pihak ancaman nuklir semakin nyata dan dikhawatirkan akan meningkatkan ketidakpastian ekonomi global ke depan.

“Kemungkinan ancaman nuklir semakin nyata, meningkatkan ketidakpastian di ekonomi global,” katanya dikutip dari Antara, Rabu (12/10/2022).

Dia menjelaskan, perang Rusia-Ukraina tidak juga menunjukkan tanda-tanda akan mereda dan bisa jadi akan berlangsung lebih lama. Dia juga mengaku sudah berbicara dengan sejumlah pihak dari AS dan Eropa yang memprediksi hal yang sama.

"Kalau hari ini kita lihat bagaimana Rusia bombardir tembak kota Kiev lagi di Ukraina, itu akan menambah keadaan tidak bagus. Dan kalau kita lihat jembatan merah, ini sekarang dibombardir jembatannya, Rusia membalas. Jadi sampai kapan ini terjadi kita tidak tahu. Artinya kalau kita tidak tahu maka minyak dari Rusia, pangan dari Rusia dan Ukraina, itu tidak akan bisa mereka ekspor ke tempat lain," katanya.

Lebih lanjut, Luhut berharap kondisi di luar negeri perlu diperhatikan. Walaupun kondisi di dalam negeri masih relatif baik.

“Di luar itu bisa terjadi macam-macam. Saya lihat kemarin ada concern baru mengenai kapal selam dari Rusia, sekarang tiba-tiba muncul di Arktik,” bebernya.

Hal tersebut, menurut Luhut, akan semakin mendorong ketidakpastian begitu pula dengan risiko geopolitik.

“Itu masalah yang perlu kita hadapi untuk kita buat perencanaan di negeri kita ke depan,” pungkasnya.

Baca juga artikel terkait RUSIA-UKRAINA

tirto.id - Ekonomi
Sumber: Antara
Editor: Intan Umbari Prihatin