Menuju konten utama

Kontroversi Kelakuan Ridwan Kamil Saat Bencana Banjir Melanda Jabar

Tangani banjir Jawa Barat dua bulan terakhir, Gubernur Ridwan Kamil justru kerap melempar tanggungjawab ke perangkat daerah dan mangkir dari panggilan DPR.

Kontroversi Kelakuan Ridwan Kamil Saat Bencana Banjir Melanda Jabar
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (kedua kiri) berjalan melewati genangan saat meninjau lokasi banjir di kawasan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Selasa (28/1/2020). ANTARA FOTO/Novrian Arbi/wsj.

tirto.id - Banjir tak hanya melanda DKI Jakarta yang dipimpin oleh Gubernur Anies Baswedan. Ternyata banjir juga menghantui Provinsi Jawa Barat yang dipimpin Gubernur Ridwan Kamil.

Sejumlah daerah Jawa Barat yang mengalami banjir terparah antara lain seperti Bekasi. Berdasarkan data BPBD Kota Bekasi hingga Selasa (26/2/2020) malam pukul 22.00 WIB, banjir di wilayah tersebut telah meluas hingga 12 kecamatan.

Banjir di Bekasi kemarin juga menyebabkan 391 sekolah terendam banjir sehingga terpaksa diliburkan. Tak hanya itu, banjir yang terjadi di Kota Bekasi juga menyebabkan empat orang meninggal dunia.

Kabupaten Karawang juga dilanda banjir yang berdampak ke 54 desa dan 26 kecamatan. Banjir terparah terjadi di Kecamatan Telukjambe Barat, Pangkalan, Karawang Barat dan Regasdengklok dengan ketinggian berkisarra 50-200 sentimeter, sebanyak 47.670 ribu jiwa terdampak.

Pemerintah Daerah Karawang bahkan telah menetapkan wilayah tersebut dengan status tanggap darurat bencana alam. Sebab tidak hanya terjadi banjir, tetapi juga longsor dan angin puting beliung.

Status ini berlaku pada periode 14 hari, terhitung sejak 26 Februari 2020 hingga 10 Maret 2020.

Selanjutnya banjir juga terparah juga terjadi di Subang, Jawa Barat. Banjir itu melanda delapan kecamatan hingga menyebabkan 4.058 pemukiman terendam dan 2.819 jiwa mengungsi.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD) Provinsi Jawa Barat, delapan kecamatan terdampak banjir yakni Kecamatan Pamanukan, Pusakanagara, Pusakajaya, Compreng, Ciasem, Binong, Purwadadi, dan Pagaden.

Setelah mendengar kabar Kabupaten Subang dilanda banjir, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil membatalkan kunjungan kerja ke dua negara, setelah Australia, untuk menemui langsung korban terdampak.

"Saya sebagai gubernur memutuskan akan pulang [ke Indonesia], [Kunjungan] dua negara saya batalkan, ada enam sampai tujuh agenda dibatalkan," kata Kang Emil, sapaan akrabnya, saat melakukan video konferensi dari Australia seperti dikutip dari Antara.

Kontroversi Ridwan Kamil Saat Banjir

Selama terjadi banjir dua bulan terakhir ini, Januari sampai Februari 2020. Ridwan Kamil Ridwan malah menyerahkan permasalahan banjir ke masing-masing perangkat daerah.

Peran gubernur di Jabar, menurutnya, tidak secara langsung mengambil keputusan di tingkat kabupaten/kota. Sebab otoritas ada bupati/wali kota yang dipilih langsung oleh rakyat.

"Jadi yang diharapkan, pertama BPBD Jabar harus lebih responsif dan melaporkan ke publik reponsivitasnya," kata dia.

"Saya amati per hari ini, seringkali Gubernur Jabar itu disamakan teknisnya, seperti wali kota/bupati, padahal tupoksi ada di level kota/kabupaten," lanjutnya.

Pada saat banjir melanda daerah Jawa Barat, Ridwan Kamil malah asik bermain Tiktok bersama aktris Cinta Laura Kiehl dan mantan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Dino Patti Djalal. Kelakuannya itu mendapat kritik yang cukup tajam dari publik.