Menuju konten utama

Konsultan Waskita Karya Dicopot dari Proyek Rusun Pasar Rumput

Selain memberhentikan Ciriajasa, pemerintah juga akan memberikan sejumlah sanksi untuk korporasi konsultan itu.

Konsultan Waskita Karya Dicopot dari Proyek Rusun Pasar Rumput
Tidak ada aktivitas di dalam proyek pembangunan Pasar Rumput, Jakarta, Selasa (20/3/2018). tirto.id/Andrey Gromico

tirto.id - Menteri BUMN, Rini Soemarno mengatakan konsultan proyek dari PT Waskita Karya (Persero) Tbk, yaitu PT Ciriajasa Cipta Mandiri dicopot dari penugasan untuk proyek Rusunawa Pasar Rumput.

Ciriajasa dicopot karena dianggap lalai dalam pengawasan kesehatan dan keselamatan kerja (K3) sehingga terjadi kecelakaan yang menewaskan seorang warga sekitar, pada Minggu (18/3/2018).

Selain diberhentikan dari proyek, Rini menerangkan, pemerintah sedang mempertimbangkan sanksi untuk korporasi konsultan ini.

"Konsultannya juga memang [dicopot]. Sudah kami kaji, sekarang dalam finalisasi tentang apa yang sanksi-sanksi, bukan hanya copot tapi sanksi tambahan apa yang kita lakukan," ujar Rini di Istora Senayan Jakarta, Selasa (27/3/2018).

Namun, Rini belum bisa menyebutkan detail sanksi sebagai bentuk pertanggungjawaban. Menurut Rini, sanksi diberikan agar perusahaan konsultan dapat membenahi manajemen dan sistem pengawasan terhadap proyek.

"Sebagai konsultan itu harus selalu menjaga supaya SOP [standar operation procedure] itu diikuti dan ini ternyata terlalaikan, jadi otomatis adalah kesalahan manajemen, secara total," ungkapnya.

Sementara untuk Waskita Karya, Kementerian BUMN telah menetapkan sanksi atas rekomendasi dari Kementerian PUPR dan Komite Keselamatan Konstruksi (K2) berupa perombakan jajaran direksi.

Perombakan ini terdiri dari perubahan jabatan terhadap 4 jabatan direktur dan ada tambahan 1 direksi untuk Quality, Health, Safety, and Enviroment (QHSE). Perombakan ini dijadwalkan akan berlangsung pada 6 April mendatang.

"Pada 6 April jadi memang Waskita perubahannya cukup besar, dengan adanya perubahan di antaranya untuk dirut dan direksi operasi," ucapnya.

Senin (26/3/2018), Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyampaikan rekomendasi sanksi kepada Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno selaku pembina BUMN Karya, terkait kecelakaan kerja pada proyek pembangunan Rusun Pasar Rumput.

Rekomendasi itu berdasarkan hasil evaluasi Komite Keselamatan Konstruksi (Komite K2), pada 23 Maret 2018. Tiga poin utama dalam rekomendasi tersebut mencakup, yaitu pertama, PT Waskita Karya selaku kontraktor Rusun Pasar Rumput agar memastikan rasa aman pada masyarakat melalui menambah safety net vertical di seluruh sisi bangunan.

Kemudian, menambah safety deck pada lantai dan segmen tertentu; menyempurnakan metode dan SOP pelaksanaan pekerjaan, memastikan SOP dilaksanakan secara konsisten; serta melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar bahwa proyek telah memperhatikan syarat-syarat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Kedua, PT Waskita Karya harus melakukan upaya tindak lanjut dengan melakukan risk assessment ulang melalui Rencana Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kontrak (RK3K) dan menyempurnakan SOP; menyiapkan respons tertulis dan langkah-langkah dalam bentuk rencana kerja khusus di bidang K3 yang dilengkapi gambar kerja.

Selanjutnya, menyusun rencana pengawasan internal terkait penerapan K3; menyiapkan bahan sosialisasi kepada masyarakat terkait rencana lanjutan pekerjaan pasca kejadian; dan memperkuat tim sosialisasi dari aspek social engineering.

Ketiga, kepada Menteri BUMN untuk memberikan sanksi PT Waskita Karya dengan mengganti Kepala Proyek Rusun Pasar Rumput.

Komite K2 juga memberikan rekomendasi sanksi kepada konsultan manajemen konstruksi PT Ciriajasa Cipta Mandiri untuk lebih memperhatikan dukungannya terhadap kontraktor dalam menciptakan rasa aman kepada masyarakat serta memastikan seluruh rekomendasi dilaksanakan kontraktor.

Komite K2 juga memberikan rekomendasi kepada Satuan Kerja Pengembangan Perumahan untuk memastikan hal-hal yang direkomendasikan kepada kontraktor dan konsultan manajemen konstruksi dilaksanakan seluruh butirnya dan lebih meningkatkan pengawasan.

Sebagai informasi, Rusunawa Pasar Rumput dibangun oleh Kementerian PUPR dan ditargetkan rampung pada akhir 2018. Rusun tersebut terdiri dari tiga tower dengan jumlah 1.985 unit tipe 36.

Baca juga artikel terkait KECELAKAAN PROYEK atau tulisan lainnya dari Shintaloka Pradita Sicca

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Shintaloka Pradita Sicca
Penulis: Shintaloka Pradita Sicca
Editor: Dipna Videlia Putsanra