tirto.id - Kenapa Bosnia & Herzegovina sudah pasti lolos 32 besar Piala Dunia 2026 meskipun masih ada 9 grup yang belum memainkan matchday 3 babak penyisihan grup? Bagaimana dengan Korea Selatan, yang terpaksa turun ke peringkat 3 Grup A di klasemen akhir? Apakah Taeguk Warriors bisa lolos ke 32 besar dan ada di posisi berapa dalam klasemen peringkat 3 terbaik?
Laga matchday 3 Grup A, B, dan C Piala Dunia 2026 rampung pada Kamis (25/6). Nyaris tidak ada kejutan berarti dengan Swiss (Grup B) dan Brasil (Grup C) sama-sama finis sebagai juara grup masing-masing. Berikutnya, Kanada (Grup B) dan Maroko (Grup C) jadi runner-up. Namun, yang membuat kejutan justru datang dari Grup A, ketika Afrika Selatan mampu menundukkan Korea Selatan 1-0 di Guadalupe.
Gol tunggal Thapelo Maseko pada menit 63 membuat skenario aman Korsel lolos 32 besar hancur berantakan. Betapa tidak? Sebenarnya Taeguk Warriors cukup bermain imbang di laga ini untuk jadi runner-up Grup A. Namun, kekalahan dari Bafana-Bafana membuat Korsel harus puas duduk di peringkat 3.
Sebaliknya, Afrika Selatan untuk pertama kalinya sepanjang sejarah lolos dari fase grup Piala Dunia dengan menjadi runner-up Grup A. Dengan koleksi 4 angka, Bafana-Bafana melewati Korsel yang hanya 3 poin. Ini adalah cara yang tepat untuk pembuktian Afrika Selatan yang kembali ke putaran final Piala Dunia setelah menunggu 16 tahun sejak jadi tuan rumah pada 2010 lalu.
Namun, yang menarik adalah yang terjadi di Grup B. Sudah dapat dipastikan, dari grup itu akan ada 3 negara yang masuk ke babak 32 besar. Selain Swiss dan Kanada yang jadi juara dan runner-up, Bosnia pun ikut. Meskipun finis di peringkat 3 Grup B, The Dragons sudah pasti akan finis sebagai salah satu dari 8 peringkat 3 terbaik. Bagaimana itu terjadi ketika masih ada 9 grup lain yang belum memainkan matchday 3?
Kenapa Bosnia Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026 Lewat Jalur Peringkat 3?
Dalam babak 32 besar Piala Dunia 2026, ada 8 tim peringkat 3 terbaik yang berhak lolos. Sebaliknya, 4 tim peringkat 3 terburuk, langsung tereliminasi di babak penyisihan. Dalam kasus Bosnia & Herzegovina, The Dragons mengoleksi 4 poin dari 3 laga fase grup, dengan mencetak 5 gol dan kebobolan 6 (selisih gol -1).
Bosnia sudah pasti lolos 32 besar Piala Dunia 2026 karena nilai mereka tidak mungkin terkejar oleh peringkat 3 dari Grup A, C, D, I, dan J. Korsel, tim peringkat 3 Grup A, mentok dengan 3 angka. Begitu pula, Skotlandia, tim peringkat 3 Grup C yang 3 poin dan punya selisih gol lebih buruk daripada Taeguk Warriors.
Bagaimana dengan Grup D? Yang tersisa untuk menempati urutan ketiga adalah Australia atau Paraguay. Jika Paraguay menang dari Australia, Socceroos hanya akan punya 3 angka, di bawah Bosnia. Demikian pula, jika yang menang Australia, La Albirroja punya 3 poin.
Bagaimana jika kedua tim seri? Paraguay memang finis di peringkat 3 dengan 4 poin, sama dengan Bosnia. Namun, selisih gol mereka akan -2 sedangkan Bosnia -1.
Kasus di Grup D ini sama persis dengan Grup J. Tidak ada opsi bagi Austria atau Aljazair, jika mereka finis 3 besar, untuk menyalip Bosnia. Yang paling dekat, Aljazair mengumpulkan 4 angka karena seri dengan Austria. Tapi, selisih gol mereka tetaplah -2, di bawah Bosnia.
Di Grup I, Senegal dan Irak akan saling bertarung untuk 3 besar. Namun, keduanya hanya akan maksimal punya 3 poin.
Artinya, Bosnia unggul dari 5 tim peringkat 3 lainnya dan tak perlu menunggu hingga seluruh laga matchday 3 rampung pada Minggu, 28 Juni.
Apakah Korsel Masih Bisa Lolos 32 Besar Piala Dunia 2026?
Kasus Korea Selatan berbeda dengan Bosnia. Pasalnya, Korsel finis di peringkat 3 Grup A dengan 3 angka. Saat ini, Taeguk Warriors dalam posisi menggantung. Mereka belum pasti lolos, tetapi belum pasti pula gugur. Laga demi laga matchday 3 dari Jumat (26/6) hingga Minggu (28/6) akan jadi penentu nasib sang wakil Asia.
Korea Selatan saat ini ada di urutan 4 klasemen peringkat 3 terbaik. Posisi itu masih bisa berubah lebih turun lagi karena masih ada 9 grup yang belum tampil.
Namun, berdasarkan hitung-hitungan The Athletic, peluang Korsel lolos ke 32 besar cukup terbuka. Taeguk Warriors punya 89 persen kans untuk masuk blok pertama babak knockout. Risikonya, mereka akan bertemu dengan juara Grup G.
Dengan mempertimbangkan peringkat di matchday 2, negara yang paling berpeluang jadi juara grup tersebut adalah Mesir (61 persen). Berikutnya, ada Belgia (22 persen) dan Iran (17 persen).
Sebenarnya, tim peringkat 3 Grup A punya potensi untuk menghadapi negara lain. Mereka berpotensi diadu dengan juara Grup E (Jerman). Namun, jika melihat peluang saat ini, Korsel paling potensial jumpa juara Grup G, dengan catatan andai Taeguk Warriors lolos. Itu artinya, Mesir atau Belgia adalah lawan yang paling realistis di 32 besar.
Berikut perbandingan nasib tim peringkat 3 Grup A, B, dan C di Piala Dunia 2026.
| Negara (Grup) | Status | Statu | Skenario Paling Mungkin |
| Bosnia & Herzegovina (Grup B) | Lolos Otomatis (Peringkat 3) | Sudah Pasti Lolos ke 32 Besar | Mengantongi 4 poin (SG -1). Nilainya tidak mungkin terkejar oleh peringkat 3 dari 5 grup lain (A, C, D, I, J) karena akumulasi poin maksimal atau selisih gol mereka berada di bawah Bosnia. |
| Korea Selatan (Grup A) | Posisi Menggantung | Belum Pasti Lolos (Peringkat 4 klasemen peringkat 3) | Finis dengan 3 poin akibat kalah 0-1 dari Afrika Selatan. Nasib lolos bergantung pada hasil pertandingan matchday 3 di 9 grup tersisa (26–28 Juni). Jika berhasil melaju, Korsel paling potensial menghadapi Juara Grup G, dengan kandidat terkuatnya adalah Mesir (61%), Belgia (22%), atau Iran (17%). |
| Skotlandia (Grup C) | Posisi Menggantung | Belum Pasti Lolos (Peringkat 7 di klasemen peringkat 3) | Finis di peringkat 3 Grup C dengan 3 poin, namun memiliki selisih gol yang lebih buruk daripada Korea Selatan. |
Seluruh pertandingan FIFA World Cup 2026 dapat disaksikan di kanal TVRI Nasional dan TVRI Sport.
Ikuti kabar terbaru seputar Piala Dunia 2026 dari Tirto.id dengan cara klik tautan ini.
Penulis: Imanudin Abdurohman
Editor: Fitra Firdaus
Masuk tirto.id

































