Kementerian ATR/BPN Bagikan 9,4 Juta Sertifikat di Tahun 2018

Oleh: Selfie Miftahul Jannah - 5 Januari 2019
Dibaca Normal 1 menit
"Presiden tahun 2018 minta kita kerjakan 7 juta sertipikat, BPN kerja lebih bagus sehingga terbit 9,4 juta sertipikat."
tirto.id - Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) telah menerbitkan sebanyak 9,4 juta sertifikat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) atau populer dengan sebutan program bagi-bagi sertifikat gratis di tahun 2018.

Menteri ATR/BPN Sofyan Djalil menjelaskan, di tahun 2018 ATR awalnya memiliki target 7,5 juta sertifikat untuk diselesaikan di tahun ini. Namun, karena berbagai penyelesaian soal administrasi pertanahan yang biasanya selesai di akhir tahun jumlah tanah yang sudah tersertifikasi tahun lalu mencapai 9 juta lebih sertifikat.

"Presiden tahun 2018 minta kita kerjakan 7 juta sertipikat, BPN kerja lebih bagus sehingga terbit 9,4 juta sertipikat," kata dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Sabtu (5/1/2018).

Sebagai informasi, Kementerian ATR memiliki target 7,5 juta sertifikat tanah melalui program PTSL di tahun 2018. Kementerian ATR/BPN menganggarkan Rp2,6 triliun tahun 2018. Angka tersebut lebih tinggi Rp1 triliun dari tahun 2017 yang hanya Rp1,68 triliun. Wilayah prioritas yang akan menjadi program utama Kementerian ATR untuk wilayah yang akan disertifikatkan yaitu wilayah rawan konflik tanah dan padat seperti Pulau Jawa.

Sofyan menjelaskan, target tahun 2019 masih di angka 9 juta sertifikat. Hal ini sudah diamanatkan presiden ketika program PTSL pertama kali dicanangkan.

"Tahun depan Presiden meminta kita terbitkan 9 juta sertipikat semoga kita bisa terbitkan lebih dari itu. Dengan izin Tuhan serta doa dan dukungan Bapak Ibu masyarakat semua tahun 2025 seluruh tanah di Jawa Timur sudah bersertipikat semua," terangnya.


Selama program bagi-bagi sertifikat gratis, Kementerian ATR/BPN sudah membagikan sekitar 16,9 juta sertifikat tanah kepada masyarakat. Rinciannya, pada 2015 sebanyak 967.490 sertifikat, 2016 sebanyak 1.168.095 sertifikat, 2017 sebanyak 5,4 juta sertifikat dan di tahun 2018 sebanyak 9,4 sertifikat.

Padahal dari data Oktober tahun lalu, ATR/BPN merilis capaian pemberkasan sertifikat tanah baru selesai 3,96 juta hingga September 2018. Dari data tersebut tampak ada kenaikan 5,4 juta sertifikat yang selesai di bulan Oktober, November dan Desember 2018.

Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) ini merupakan salah satu unggulan pemerintah Joko Widodo. Dengan program PTSL ini diharapkan seluruh bidang tanah di Indonesia segera dapat terdaftar dan bersertifikat.

Selain untuk kepastian hukum, dengan disertifikatkannya seluruh tanah di Indonesia, informasi bidang tanah dapat digunakan sebagai instrumen pengambilan keputusan serta investasi.


Baca juga artikel terkait SERTIFIKASI TANAH atau tulisan menarik lainnya Selfie Miftahul Jannah
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Selfie Miftahul Jannah
Penulis: Selfie Miftahul Jannah
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno
DarkLight