Menuju konten utama

Kapan Shalat Lailatul Qadar Ramadhan 2024 Dilaksanakan

Shalat Lailatul Qadar Ramadhan 2024 kapan dilaksanakan? Shalat Lailatul Qadar jam berapa? Bagaimana niat shalat Lailatul Qadar?

Kapan Shalat Lailatul Qadar Ramadhan 2024 Dilaksanakan
Ilustrasi Shalat Malam. foto/IStockphoto. foto/IStockphoto

tirto.id - Shalat malam lailatul qadar hanya bisa dikerjakan selama bulan puasa Ramadhan. Oleh sebab itu, ibadah ini menghadirkan sejumlah keistimewaan.

Shalat sunnah lailatul qadar termasuk ibadah yang paling ditunggu-tunggu umat Muslim. Selama bulan suci, orang Islam menjalankan shalat ini pada waktu-waktu tertentu.

Untuk jadwal puasa 2024, Muhammadiyah mengawali 1 Ramadhan 1445 H pada hari Senin, 11 Maret 2024. Sedangkan Nahdatul Ulama dan pemerintah memulai hari Selasa, 22 Maret 2024.

Menurut sebuah hadis,"Barang siapa beribadah pada lailatul qadar karena iman dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah berlalu," (HR al-Bukhari).

Kapan Shalat Lailatul Qadar?

Sejumlah kalangan banyak yang masih belum paham terkait shalat lailatul qadar jam berapa. Waktu pelaksanaannya adalah sehabis shalat tarawih mulai tanggal 21 Ramadhan hingga selesainya bulan tersebut.

Dalam versi Muhammadiyah, tanggal 21 Ramadhan dimulai pada Minggu, 31 Maret 2024. Artinya, shalat sunnah lailatul qadar sudah bisa dilaksanakan pada malam sebelumnya atau Sabtu, 30 Maret 2024.

Di lain sisi, 21 Ramadhan 1445 H versi NU dan pemerintah jatuh pada Senin, 1 April 2024. Dengan demikian, shalat sunnah lailatul qadar mulai dikerjakan hari Minggu, 31 Maret 2024, malam hari.

Allah SWT berfirman dalam surah Al-Qadr ayat 1-5:

إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ، وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ, لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ، تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ، سَلَامٌ هِيَ حَتَّىٰ مَطْلَعِ الْفَجْرِ

Artinya:" Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Quran) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan. Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar,".

Sementara menurut sebuah hadis dari Aisyah ra,Rasulullah saw. bersabda:"Carilah lailatul qadar itu dalam malam sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan," (Muttafaq ‘alaih).

Menurut hadis lain yang juga diriwayatkan Aisyah ra, Rasulullah saw bersabda:"Carilah lailatul qadar itu dalam malam ganjil dari sepuluh hari terakhir dari bulan Ramadhan," (HR. Bukhari).

Niat dan Tata Cara Shalat Lailatul Qadar

Niat shalat lailatul qadar diawali dengan membaca doa. Tata caranya sama seperti shalat sunah pada umumnya.

Jumlah rakaatnya bisa sebanyak 2 kali atau mencapai 4 rakaat dengan masing-masing sekali salam untuk setiap 2 rakaat.

Berikut niat shalat lailatul qadar 2 rakaat sebagai imam:

أُصَلِّى سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini (imaaman) lillaahi ta'ala.

Artinya:"Saya niat shalat sunah lailatul qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Berikut niat shalat lailatul qadar 2 rakaat sebagai makmum:

أُصَلِّى سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini (makmuuman) lillaahi ta'ala.

Artinya:"Saya niat shalat sunah lailatul qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Berikut niat shalat lailatul qadar 2 rakaat jika dilakukan sendiri:

أُصَلِّى سُنَّةً لَيْلَةُ الْقَدَرِ رَكْعَتَيْنِ لِلّٰهِ تَعَالَى

Usholli sunnatan lailatul qadari rok'ataini lillaahi ta'ala.

Artinya:"Saya niat shalat sunah lailatul qadar dua rakaat dengan menghadap kiblat karena Allah Ta'ala."

Sementara urutan tata cara shalat sunnah lailatul qadar 2 rakaat ialah sebagai berikut:

  • Mengucapkan bacaan niat shalat lailatul qadar 2 rakaat
  • Mengucapkan takbir ketika takbiratul ihram sambil membaca niat di dalam hati
  • Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surah At-Takastur (satu kali) lalu Al-Ikhlas (tiga kali).
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Berdiri kembali pada rakaat kedua
  • Membaca Surat Al-Fatihah dan dilanjutkan surah At-Takastur (satu kali) lalu Al-Ikhlas (tiga kali).
  • Rukuk
  • Itidal
  • Sujud pertama
  • Duduk di antara dua sujud
  • Sujud kedua
  • Duduk tasyahud akhir rakaat kedua
  • Salam pada akhir rakaat kedua.
  • Jika ingin kembali menambah 2 rakaat lagi, maka dapat mengulangi urutan di atas.

Baca juga artikel terkait RAMADHAN 2024 atau tulisan lainnya dari Beni Jo

tirto.id - Pendidikan
Kontributor: Beni Jo
Penulis: Beni Jo
Editor: Fitra Firdaus