tirto.id - Saidi (67), warga Sukodono, Sidoarjo, berharap cucunya yang menjadi korban runtuhnya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Buduran, Sidoarjo, segera ditemukan dalam kondisi apa pun.
Cucu Saidi, bernama Muhammad Adam Virdiansyah (13), tercatat sebagai salah satu santri yang berada di lokasi saat bangunan musala runtuh pada Senin (29/9/2025). Saidi mengatakan bahwa setiap pagi berada di sekitar lokasi evakuasi untuk menunggu perkembangan kabar dari tim SAR gabungan.
“Saya tidak minta apa-apa, hanya ingin bisa bertemu cucu saya, apa pun kondisinya,” ucap Saidi, dikutip dari Antara, Sabtu (4/10/2025).
Saidi bercerita, sang cucu dikenal sebagai anak pendiam. Sejak kecil sudah memiliki keinginan untuk mondok di pesantren.
“Dia sendiri yang minta mondok. Sejak lulus SD sudah bilang ingin masuk pesantren,” tuturnya.
Oleh karena itu, ia mengaku terus berdoa agar proses evakuasi berjalan lancar dan keluarganya bisa segera mendapatkan kepastian.
“Setiap hari saya hanya berdoa agar cepat ketemu,” tutur Saidi.
Sebelumnya, tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi lima korban meninggal dunia dalam tragedi ambruknya musala Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur.

Setelah dievakuasi, kelima jenazah dibawa ke RS Bhayangkara Surabaya untuk proses identifikasi oleh tim DVI Polda Jawa Timur. Hingga saat ini, total korban meninggal tercatat sebanyak 13 orang.
“Empat jenazah dievakuasi secara bertahap dari reruntuhan material bangunan di sektor A2. Jenazah pertama, atau korban ke-19, berhasil dievakuasi pada pukul 07.30 WIB. Disusul korban ke-20 pada pukul 07.36 WIB, korban ke-21 pada pukul 10.19 WIB, dan korban ke-22 pada pukul 11.34 WIB. Di lokasi yang berbeda, sektor A3, korban ke-23 berhasil dievakuasi pukul 14.00 WIB,” kata Direktur Operasi SAR Basarnas, Yudhi Bramantyo, dalam keterangannya, Jumat (3/10/2025).
Yudhi mengatakan, proses evakuasi kelima korban memakan waktu lama karena tim SAR gabungan harus terlebih dahulu mengangkat dan menghancurkan material reruntuhan bangunan. Dari total 116 korban dalam peristiwa runtuhnya Ponpes Al Khoziny, 103 orang dinyatakan selamat. Sementara itu, dari total korban meninggal, empat di antaranya telah berhasil diidentifikasi.
Masuk tirto.id


































