Menuju konten utama

Jokowi: Saya Pesan agar Kita Tak Alergi Kritik

Presiden Joko Widodo berharap semua pihak tidak anti dengan kritik sebab pemerintah memiliki beragam pengalaman membangun infrastruktur.

Jokowi: Saya Pesan agar Kita Tak Alergi Kritik
Presiden Joko Widodo (kanan) meresmikan kereta cepat Jakarta-Bandung di Stasiun Halim, Jakarta, Senin (2/10/2023). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/rwa.

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan kereta cepat Jakarta-Bandung, Senin (10/9/2023). Jokowi berharap seluruh pihak mau belajar dengan transportasi baru ini.

"Semuanya serba baru dan kita tidak boleh takut belajar dan mencoba hal-hal yang baru dan dalam proses itu bisa muncul hal-hal yang tidak terduga, kesulitan kesulitan di lapangan, masalah-masalah dan ketidaksempurnaan," kata Jokowi.

Kemudian, dia juga berharap semua pihak tidak alergi terhadap kritik. Sebab, pemerintah memiliki beragam pengalaman membangun infrastruktur seperti jalan tol, pelabuhan, bandara, hingga bendungan.

"Karena itu saya pesan agar kita semuanya tidak alergi terhadap kritik dan tetap semangat untuk belajar," bebernya.

Jokowi menilai, upaya mencoba hal baru dan berhasil menjadi pelajaran bagi masyarakat. Hal itu tidak hanya berguna untuk saat ini, tetapi juga masa depan.

"Keberanian kita mencoba hal-hal yang baru memberikan kepercayaan, memberikan kita kesempatan untuk belajar kepada anak-anak bangsa dan akan sangat berguna bagi masa depan membuat SDM SDM kita semakin maju dan bangsa kita semakin Mandiri" bebernya.

Dikutip dari Antara, Whoosh memiliki kecepatan operasional hingga 350 km/h yang menghubungkan Tegalluar di Bandung, Jawa Barat dengan Halim di Jakarta Timur. Stasiun Kereta Cepat mengusung konsep Transit Oriented Development (TOD) untuk memastikan sistem layanan terintegrasi dengan berbagai pilihan moda transportasi, beragam kuliner, fasilitas dan keistimewaan lainnya.

Baca juga artikel terkait PROYEK KERETA CEPAT atau tulisan lainnya dari Andrian Pratama Taher

tirto.id - Bisnis
Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Intan Umbari Prihatin