Menuju konten utama

Jokowi Resmikan Pelabuhan & Jembatan di Indonesia Timur

Presiden Joko Widodo dijadwalkan meresmikan dua pelabuhan di Kabupaten Halmahera Utara, Provinsi Maluku Utara pada 5-6 April 2016. Dua pelabuhan tersebut adalah pelabuhan Tobelo dan Galela.

Jokowi Resmikan Pelabuhan & Jembatan di Indonesia Timur
Ilustrasi. ANTARA FOTO/Zabur Karuru
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan meresmikan dua pelabuhan di Kabupaten Halmahera Utara (Halut), Provinsi Maluku Utara pada 5-6 April 2016. Dua pelabuhan tersebut adalah pelabuhan Tobelo dan Galela.

Kepala Bagian Informasi dan Komunikasi Setda Halut, Raymond N Batawi, mengatakan jika panitia sudah mengadakan pertemuan terkait kepastian kedatangan Presiden di Tobelo, pada Senin (4/4/2016).

Sebagai gambaran, dua pelabuhan ini diresmikan dalam rangka menindaklanjuti program pemerintah mengenai sistem distribusi logistik antar pulau, atau yang sering disebut dengan tol laut.

Program tol laut ini bertujuan untuk menghubungkan pelabuhan-pelabuhan besar yang ada di nusantara dengan harapan, distribusi logistik akan berjalan lancar hinga ke pelosok.

Sebelumnya, Presiden Jokowi direncanakan meresmikan Jembatan Merah Putih di Kota Ambon, Maluku pada Senin (4/4/2016) sore ini bersama dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono.

Menteri Basuki mengatakan bahwa sempat terjadi kendala gempa pada saat rencana penyambungan jembatan pada tahun baru 2016 yang mengakibatkan terjadinya pergeseran sembilan centimeter pada proyek jembatan.

"Alhamdulillah sudah selesai dan bisa diresmikan Bapak Presiden Jokowi sore nanti. Kita tahu dalam perjalanannya, sempat beberapa kali tertunda, termasuk yang terakhir karena adanya gempa ternyata masih bisa (diteruskan)," kata Menteri Basuki.

Namun Menteri Basuki memastikan bahwa saat ini kondisinya baik.

"Waktu gempa geser cuman 9 centimeter, toleransi pergeseran kan sampai 30 centimeter," katanya.

Jembatan Merah Putih dibangun untuk menunjang pengembangan fungsi kawasan Teluk Ambon sesuai dengan Tata Ruang Kota Ambon dan diharapkan dapat mempersingkat jarak dan waktu tempuh dari Kota Ambon menuju Bandara Pattimura sehingga biaya operasi kendaraan dapat berkurang.

Sebelum ada Jembatan Merah Putih, Jarak Bandara Internasional Pattimura ke Kota Ambon yang berkisar 35 km harus ditempuh selama 60 menit dengan memutari Teluk Ambon.

Jembatan Merah Putih akan menjadi jembatan terpanjang di Indonesia Bagian Timur. (ANT)

Baca juga artikel terkait INDONESIA TIMUR atau tulisan lainnya