Jokowi dan Foto-Foto G20: Sarana Diplomasi Publik?

Joko Widodo dan Iriana memberi hormat sebelum bertolak ke Jepang untuk menghadiri KTT G20 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (27/6/2019). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A.
Oleh: Husein Abdulsalam - 4 Juli 2019
Dibaca Normal 5 menit
Setidaknya terdapat 32 foto kegiatan Jokowi dalam 17 artikel yang dirilis KSP. Sedangkan Setkab merilis sedikitnya 28 foto.
tirto.id - Presiden Joko Widodo baru saja menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20. Pertemuan yang berlangsung di Osaka, Jepang, pada 28-29 Juni 2019 ini menjadi lawatan teranyar Jokowi usai hari-hari panas pengumuman hasil dan sidang perselisihan hasil Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi.

Ini bukan kali pertama Jokowi menghadiri pertemuan organisasi menteri keuangan dan gubernur bank sentral sembilan belas negara plus satu Uni Eropa yang dibentuk pada 1999 itu.

Kepala negara anggota G20 pertama kali bertemu pada November 2008, era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Setelah itu, mereka bertemu satu kali dalam setahun. Jadi, sejak dilantik sebagai presiden menggantikan SBY pada 2014 hingga sekarang, Jokowi telah menghadiri enam pertemuan G20.

Dalam pertemuan G20, para perwakilan tiap negara membahas isu-isu penting di rapat-rapat yang telah diagendakan. Namun, sebagaimana ditulis New York Times, sebab banyak petinggi negara berkumpul dalam satu tempat, pertemuan G20 juga jadi ajang "jambore non-stop serbaguna kegiatan diplomatik resmi dan non-resmi".


Jokowi dan 'Jambore' G20

Tentu, Jokowi tidak pernah melewatkan 'jambore' tersebut. Namun, tidak semua apa yang dilakukan Jokowi di sana dipotret dan diberitakan saluran media resmi yang dikelola Kantor Staf Presiden (KSP) dan Sekretariat Kabinet (Setkab), pun diunggah Jokowi ke akun Twitter-nya, @jokowi.

Sebagaimana ditulis Jayeon Lee dalam "Presidents’ Visual Presentations in Their Official Photos: A Cross-cultural Analysis of The US and South Korea" (2015), lewat foto, lembaga kepresidenan berusaha mengelola kesan baik kepada masyarakat dalam dan luar negeri. Mengutip studi German (2010) dan Mirzoeff (1999), Lee menyebutkan para ahli hubungan masyarakat (humas) bahkan berusaha memvisualisasikan apa yang pada dasarnya tidak visual seperti kepribadian dan kekuatan kepemimpinan melalui penyusunan dan perilisan foto secara strategis.

Foto Obama dan pejabat senior pemerintahannya di Situation Room Gedung Putih menyaksikan penangkapan Osama bin Laden pada 2011 dirilis setelah melalui tahapan yang cermat. Pertama, foto itu diambil fotografer Gedung Putih, kemudian dipilih staf humas, lalu disunting secara digital, dan akhirnya dirilis ke situsweb Gedung Putih.

Kembali ke Jokowi dan G20 Osaka. Sejak pekan kemarin, KSP merilis 17 artikel terkait kegiatan Jokowi di G20 Osaka. Sedangkan Setkab merilis 14 artikel.

Setidaknya terdapat 32 foto kegiatan Jokowi dalam 17 artikel yang dirilis KSP. Sedangkan Setkab merilis sedikitnya 28 foto. Setkab dan KSP mengunggah 26 foto yang sama. Hanya dua foto yang diunggah Setkab namun tak muncul di KSP, yakni foto berketerangan Jokowi diberi permen oleh presiden Amerika Serikat (AS) Donald J. Trump dan foto Jokowi berbincang dengan putri Trump, Ivanka.

Selain itu, akun @jokowi turut mencuit sembilan foto kegiatan Jokowi di G20 Osaka. Delapan di antaranya sama dengan yang diunggah KSP dan Setkab.

Pola kombinasi rilis KSP dan Setkab untuk menceritakan kegiatan Jokowi di pertemuan internasional telah lazim digunakan sejak 2014. Cuitan pertama Twitter @jokowi mengenai pertemuan Jokowi dengan petinggi negara lain atau organisasi internasional muncul pada Juli 2015, yakni menceritakan pertemuan Jokowi dengan Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong. Sedangkan akun Instagram @jokowi mengunggah foto pertemuan semacam itu sejak April 2016, ketika Jokowi bertemu Kanselir Jerman Angela Merkel.

KTT G20 OSAKA JEPANG
Presiden Joko Widodo (depan, tiga kiri) melambaikan tangan saat berfoto bersama para pemimpin negara-negara peserta KTT G20 di Osaka Jepang, Jumat (28/06/2019). FOTO ANTARA/REUTERS/Kim Kyung-Hoon/Pool/pd.


Jokowi dan Petinggi Negara G20

Sebagian besar foto yang diunggah KSP merekam kegiatan rapat yang dihadiri Jokowi, baik rapat anggota G20 maupun rapat bilateral Indonesia dengan Turki, Australia, Arab Saudi, India, RRC, dan Korea Selatan di sela pertemuan G20. Dalam foto, biasanya posisi Jokowi di tengah, duduk dengan menunjukkan wajah serius.

Selain itu, ada juga foto yang merekam Jokowi berdua atau ramai-ramai dengan kepala pemerintahan negara G20. Petinggi negara dalam foto tersebut berpose resmi, berdiri bersampingan, atau bersalaman. Sebagian besar foto diambil saat pembukaan G20 atau usai pertemuan bilateral. Negara yang petingginya berpose berdua saja bersama Jokowi dalam foto ini antara lain Turki, Australia, Saudi Arabia, India, Perancis, Jepang, RRC, dan Korea Selatan.

Dua jenis foto tersebut pula yang sebagian besar diunggah Setkab serta akun Twitter dan Instagram @jokowi sejak 2014 hingga sebelum G20 Osaka.

Namun, melihat pelbagai jenis foto kegiatan Jokowi di pertemuan internasional sejak 2014 hingga sekarang yang diunggah ke akun Twitter dan Instagram @jokowi, G20 Osaka tampaknya menjadi titik penting.

Ada jenis foto yang sebelumnya mendapat sedikit porsi, di G20 Osaka jenis foto ini mendapat banyak tempat: foto Jokowi bersama petinggi negara G20 yang diambil secara candid, dan kedua, foto Jokowi bersama petinggi negara G20 berpose non-resmi. Empat dari sembilan foto yang diunggah Instagram dan Twitter @jokowi berjenis foto di atas.

Di satu foto, Jokowi berpose bersama lima perempuan: Menteri Keuangan Sri Mulyani, Direktur IMF Christine Lagarde, Permaisuri Kerajaan Belanda Maxima, Ivanka, dan Menteri Luar Negari Retno Marsudi. Ini mungkin dimaksudkan untuk mengiringi isu pemberdayaan perempuan yang Jokowi sampaikan di G20 Osaka.

Jokowi dan Lima Perempuan
Presiden Republik Indonesi Joko Widodo bersama perempuan-perempuan perkasa pada pertemuan KTT G20 di Osaka, Jepang. twitter/@jokowi


Dalam foto bertajuk Trump berbagi permen, Jokowi muncul bersama Trump, Presiden Brazil Jair Bolsonaro, Sekjen PBB António Guterres, Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, dan Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte. Akun @jokowi juga mengunggah satu foto yang menunjukkan Jokowi sedang berbisik dengan Trump saat sesi foto.

Selain itu, foto-foto yang diunggah KSP, Setkab, dan @jokowi menunjukkan Jokowi tengah berpose non-resmi dengan Presiden Perancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe, dan delegasi Arab Saudi.

Foto-foto ini mengisyaratkan Jokowi terbiasa atau luwes bercengkerama dengan petinggi negara atau organisasi internasional lain. Mungkin hal ini ditujukan untuk menepis tuduhan-tuduhan dalam kampanye Pilpres 2014 dan 2019 bahwa Jokowi tidak lancar dalam berbahasa Inggris sehingga ditakutkan tidak dapat bergaul dengan petinggi negara lain. Setahun terakhir, citra Jokowi mengarungi dunia internasional juga diolah lewat caranya membingkai persoalan internasional dengan istilah seperti "evil winter" dan "Thanos" yang berasal dari khazanah budaya populer.

Infografik jokowi di G20
Infografik jokowi di G20.tirto.id/Nadia


Namun, satu hal yang dapat ditelaah dari situ ialah tidak semua petinggi negara atau organisasi internasional anggota G20 muncul dalam satu bingkai bersama Jokowi dalam foto-foto jenis yang terakhir tersebut.

Ada pemilihan dalam Jokowi berpose dengan siapa dan foto mana yang mesti diunggah ke platform media tertentu. Akun @jokowi tidak mengunggah kebersamaan Jokowi dengan Presiden RRC Xi Jinping, walaupun KSP merilis dua artikel yang memuat satu foto Jokowi berbincang dengan Xi dan satu foto Jokowi berpose resmi dengan Xi di G20 Osaka.

Sebagian besar petinggi negara dan organisasi internasional yang muncul dalam satu foto candid dan non-resmi bersama Jokowi di G20 Osaka dapat dibilang memiliki kedekatan dengan Jokowi dan Indonesia.

Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe melawat ke Indonesia pada Januari 2017. Dalam foto yang diunggah twitter @jokowi, Jokowi dan Abe sedang berjalan di karpet merah, disambut anak-anak Indonesia mengenakan pakaian adat sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Jepang.

Jokowi dan Xi Jinping di KTT G20 Osaka Jepang
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo dan Presiden China Xi Jinping Berbincang-bincang pada pertemuan KTT G20 di Osaka Jepang. FOTO/ksp.go.id


Twitter @jokowi juga membagikan tautan video vlog Jokowi bersama Presiden Perancis Emmanuel Macron di sela G20 2017 yang dihelat Juli 2017. Empat bulan sebelumnya, Presiden Perancis sebelum Macron, Francois Hollande, mengunjungi Indonesia. Ketika Macron terpilih sebagai presiden, Jokowi pun mengucapkan selamat.

Masih dari @jokowi pula kita bisa tahu bahwa dalam kapasitasnya sebagai direktur IMF, Christine Lagarde mengunjungi Indonesia pada September 2016. Indonesia juga jadi tuan rumah pertemuan IMF-Bank Dunia pada Oktober 2018.

Sedangkan Maxima, selain posisinya sebagai permaisuri Kerajaan Belanda, dapat dilihat pula dalam kapasitasnya sebagai Utusan Khusus PBB Pembangunan Finansial Inklusif (UNSGSA). Dia mengunjungi Indonesia pada Februari 2018. Perdana Menteri Belanda Mark Rutte, yang satu bingkai dengan Jokowi dalam foto "Trump membagikan permen", pernah juga melawat Indonesia pada November 2016.

Bila cuitan twitter @jokowi sejak 2014 hingga 2018 dibedah, didapat setidaknya 50 foto Jokowi berpose dengan petinggi negara atau organisasi internasional. Sebagian besar negara yang petinggi berpose bersama Jokowi ialah Australia, Jepang, Perancis, Singapura, Inggris, Belanda, Arab Saudi, Turki, Korea Selatan, dan Rusia—masih negara-negara G20.

Jokowi Trump bagi Permen
Presiden Republik Indonesi Joko Widodo bersama Presiden Amerika Serikat Donald Trump berbagi permen dengan para pemimpin negara G20 di ruang Leaders’ Area, gedung INTEX Osaka, Jepang. twitter/@jokowi

Baca juga artikel terkait KTT G20 atau tulisan menarik lainnya Husein Abdulsalam
(tirto.id - Politik)

Penulis: Husein Abdulsalam
Editor: Windu Jusuf
DarkLight