Menuju konten utama

Istri Ungkap Asal-usul Lakban Kuning Melilit Diplomat Kemlu Arya

Istri Arya bercerita kepada penyidik bahwa lakban itu dibeli akhir bulan Juni di Toko merah, Gedong Kuning, Jogjakarta dan kerap dipakai pegawai Kemlu.

Istri Ungkap Asal-usul Lakban Kuning Melilit Diplomat Kemlu Arya
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Ade Ary Syam Indradi, memberikan keterangan pers kepada para wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (12/6/2025). tirto.id/Naufal Majid

tirto.id - Polda Metro Jaya mengungkap asal-usul lakban kuning yang berada di kepala diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39) saat ditemukan tidak bernyawa di dalam kamar kos-kosannya. Asal lakban kuning itu diberitahukan oleh istri korban kepada penyidik.

"Terkait dengan lakban kuning, berdasarkan keterangan istri korban, bahwa lakban tersebut dibeli pada akhir bulan Juni di Toko merah, Gedong Kuning, Jogjakarta," ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, dalam keterangan resmi, Senin (28/7/2025).

Ade Ary menyampaikan, lakban tersebut juga ada di rumah korban di Jogja. Pihak keluarga pun akan segera menyerahkan lakban kuning itu ke penyidik sebagai pembanding.

Ade Ary menyebutkan, dalam menelusuri lakban kuning ini telah dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah teman kerja Arya. Kemudian, diketahui bahwa lakban kuning itu memang kerap digunakan pegawai Kementerian Luar Negeri.

"Menurut keterangan rekan kerja ADP, bahwa lakban tersebut biasa digunakan pegawai Kemlu yang berpergian keluar negeri, guna mempermudah mencari barang saat di bandara, mengingat fungsinya sebagai penanda karena warna yang mencolok," ujar dia.

Diketahui, polisi mengungkap isi dari tas diplomat muda Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Arya Daru Pangayunan (39), yang ditinggalkan sebelum dia ditemukan meninggal dunia. Terdapat dua tas yang ditemukan tim penyidik Polda Metro, yakni papper bag Uniqlo dan tas gendong berwarna biru dongker.

Dari foto yang diberikan, pada papper bag Uniqlo berisi kemeja, kaos kaki, dasi, celan, dan pakaian lainnya. Sedangkan pada tas gendong berwarna biru dongker, terlihat pada saku di kiri dan kanan ada payung, handsanitizer, dan air mineral kemasan.

Kasubbid Penmas Bidhumas Polda Metro Jaya, AKBP Reonald Simanjuntak, menyebut, tas gendong milik Arya Daru Pangayunan memang tidak bisa disebutkan secara rinci isinya. Dia juga tidak bisa menyebutkan mengenai informasi rekam medis di dalam tas diplomat muda Kemlu itu.

"Yang pasti saya engga bisa kasih tau secara rinci. Yang pasti yang ditemukan laptop, ada pakaian, kan ada juga goodie bag itu, karton tas. Dia kan sebelum naik ke rooftop kan dari GI, dari pusat perbelanjaan itu," ungkap Reonald kepada wartawan, Senin (28/7/2025).

Baca juga artikel terkait DIPLOMAT KEMLU atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Flash News
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Andrian Pratama Taher