tirto.id - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan bergerak dalam rentang 6.672 hingga 6.856 pada perdagangan Kamis (22/12/2022). Pola pergerakan IHSG masih terlihat betah berada dalam rentang konsolidasi wajar.
"Momentum koreksi dapat dimanfaatkan oleh investor untuk melakukan akumulasi pembelian mengingat dalam jangka panjang IHSG masih berada dalam jalur uptrend," ujar CEO PT Yugen Bertumbuh Sekuritas, William Surya dalam risetnya.
Selain daripada itu, capital inflow juga masih terlihat masuk ke dalam pasar modal Indonesia secara year to date.
"Hari ini IHSG berpotensi menguat," kata William.
Beberapa rekomendasi saham hari ini adalah:
- HMSP
- WIKA
- PWON
- ASRI
- SMRA
- CTRA
- BBCA
- BINA
- KLBF
Sementara itu, Financial Expert Ajaib Sekuritas, Chisty Maryani merekomendasikan saham AKRA dengan buy 1.355, target price 1.400, stop loss<1.310.
AKRA mencoba rebound dari fase bearish jangka pendek dengan membentuk bullish piercing. Saat ini masih tertahan di area MA-100 dan mencoba tutup diatas MA-5 dan MA-20.
Proyek JIIPE seluas 3.000 hektar telah memberikan kontribusi terhadap pendapatan berulang (recurring income) AKRA saat ini.
Beberapa tenant besar, seperti Freeport dan Xinyi Glass yang merupakan pabrik kaca turut menjadi penopang pendapatan AKRA. Kenaikan harga WTI kemarin di level 76,09 dolar AS per barel turut menjadi sentimen positif.
Rekomendasi selanjutnya adalah saham dengan kode SSMS dengan buy 1.515, target price 1.560 dan stop loss<1.475. SSMS bergerak uptrend, diatas pergerakan MA-20. MACD bar histogram melemah terbatas dan MACD line diatas centerline.
Laba bersih SSMS hingga Kuartal III-2022 sebesar Rp1,55 triliun, naik 51% YoY. Sejalan dengan sisi topline, pendapatan juga terakselerasi 38,5% YoY menjadi Rp5,1 triliun. Neraca perdagangan Indonesia yang surplus selama 31 bulan beruntun ditopang oleh sektor non migas salah satunya CPO.
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Anggun P Situmorang