Hari Diabetes Sedunia 2020: Tema, Makna, Arti dan Sejarahnya

Oleh: Nur Hidayah Perwitasari - 13 November 2020
Dibaca Normal 1 menit
Kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seputar peran penting perawat dalam mendukung orang yang hidup dengan diabetes.
tirto.id - Hari Diabetes Sedunia atau World Diabetes Day diperingati setiap 14 November. Pada peringatan World Diabetes Day tahun ini tema yang diangkat adalah The Nurse and Diabetes.

Melansir laman World Diabetes Day.org kampanye ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran seputar peran penting perawat dalam mendukung orang yang hidup dengan diabetes.

Perawat saat ini mencakup lebih dari setengah angkatan kerja di bidang kesehatan secara global.

Perawat juga melakukan pekerjaan yang luar biasa untuk mendukung orang yang hidup dengan berbagai masalah kesehatan termasuk penderita diabetes.

Orang yang hidup dengan diabetes atau berisiko terkena kondisi tersebut membutuhkan dukungan perawat termasuk keluarga juga.

Saat ini, jumlah penderita diabetes terus meningkat di seluruh dunia, peran perawat dan staf pendukung profesional kesehatan lainnya menjadi semakin penting dalam mengelola dampak dari kondisi tersebut.

Penyedia layanan kesehatan dan pemerintah harus menyadari pentingnya berinvestasi dalam pendidikan dan pelatihan. Dengan keahlian yang tepat, perawat dapat membuat perbedaan bagi orang yang terkena diabetes.

Sejarah Hari Diabetes Sedunia


Hari Diabetes Sedunia atau 14 November diambil dari tanggal ulang tahun salah satu penemu insulin, yang menjadi salah satu penawar dari penyakit diabetes, Frederick Banting.

Insulin pertama kali ditemukan 1922 oleh Frederick Banting bersama dengan Charles Best dan John James Rickard Macleod.

Hari Diabetes Dunia pertama kali dirayakan di 1991 oleh Indonesia Development Forum (IDF) dan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Setiap tahun perayaan ini mengangkat tema yang berbeda.

Tema difokuskan pada faktor-faktor yang mempengaruhi risiko diabetes dan komplikasinya.


Baca juga artikel terkait HARI DIABETES SEDUNIA atau tulisan menarik lainnya Nur Hidayah Perwitasari
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Nur Hidayah Perwitasari
Editor: Agung DH
DarkLight