Menuju konten utama

Garuda Indonesia Grup Siapkan 1,8 Juta Kursi Jelang Libur Nataru

Garuda Indonesia dan Citilink mempersiapkan sekitar 1,8 juta kursi penerbangan pada periode peak season Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Garuda Indonesia Grup Siapkan 1,8 Juta Kursi Jelang Libur Nataru
Direktur Utama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra menjadi narasumber diskusi bertema Semangat Baru Garuda di Kementerian BUMN, Jakarta, Jumat (24/1/2020). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/ama.

tirto.id - Garuda Indonesia Grup melalui layanan penerbangan full service Garuda Indonesia dan low cost carrier (LCC) Citilink mempersiapkan sekitar 1,8 juta kursi penerbangan pada periode peak season Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Direktur Utama Garuda Indonesia, Irfan Setiaputra, menjelaskan periode libur Nataru menjadi momentum penting untuk berkontribusi menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap aksesibilitas transportasi udara.

“Periode peak season Nataru tahun ini menjadi momen penting bagi Garuda Indonesia Group untuk tidak hanya turut berkontribusi menjembatani kebutuhan masyarakat terhadap aksesibilitas udara selama periode Nataru, namun juga untuk mengoptimalkan geliat pertumbuhan penumpang pada akhir tahun ini,” kata Irfan dalam keterangan resmi, Jumat (8/12/2023).

Irfan menuturkan, pihaknya terus memaksimalkan kesiapan operasional secara menyeluruh dengan memastikan optimalisasi aspek keselamatan, perawatan armada, dan infrastruktur layanan penunjang penerbangan mulai pre flight hingga post flight. Perusahaan juga mengintensifkan koordinasi bersama stakeholder kebandarudaraan.

“Kami di Garuda Indonesia Grup berupaya memaksimalkan momentum ini, tidak hanya dengan memastikan kesiapan operasional penerbangan yang optimal, namun juga dengan memaksimalkan aksesibilitas layanan penerbangan yang dapat memenuhi kebutuhan bermobilitas mereka di masa transisi pandemi ini secara maksimal, melalui layanan prima yang kami hadirkan," kata Irfan.

Periode puncak musim libur Nataru diperkirakan akan berlangsung mulai 18 Desember 2023 hingga 8 Januari 2024. Optimalisasi kapasitas penerbangan yang disiapkan sejalan dengan proyeksi peningkatan permintaan perjalanan transportasi udara pada periode libur akhir tahun.

Kapasitas penerbangan selama libur Nataru terdiri dari total sedikitnya 818.688 kursi yang dilayani oleh Garuda Indonesia, mencakup 607.283 kursi untuk penerbangan di rute domestik dan 211.405 kursi penerbangan untuk rute internasional.

“Serta total sedikitnya 1.071.936 kursi yang disediakan Citilink, terdiri dari 1.010.222 kursi untuk penerbangan domestik dan 61.714 kursi untuk penerbangan internasional,” katanya.

Ketersediaan kursi penerbangan pada periode puncak musim libur Nataru tersebut ditunjang oleh langkah pengoperasian penerbangan lebih dari Jakarta ke sejumlah destinasi dengan potensi pertumbuhan permintaan penumpang yang tinggi.

“Seperti Balikpapan, Solo, Semarang, Pekanbaru, Lombok, Makassar, Kualanamu, dan Manado—yang dioperasikan Garuda Indonesia; serta berbagai rute intra-Sumatra yang dilayani Citilink, seperti Kualanamu-Gunung Sitoli pp, Kualanamu-Pekanbaru pp, serta penerbangan menuju Bali yang dilayani dari Jakarta maupun Lombok,” demikian dikutip dari keterangan tersebut.

Selain itu, Garuda Indonesia juga mengoptimalkan kapasitas penerbangan melalui pengoperasian pesawat berbadan lebar pada rute-rute tertentu seperti Jakarta-Solo pp, Jakarta-Balikpapan pp, Jakarta-Bangkok pp, Jakarta-Haneda pp, dan Jakarta - Melbourne pp.

Sementara itu, sepanjang Desember 2023, Garuda Indonesia Group memproyeksikan dapat mengoperasikan sekitar 11.454 frekuensi penerbangan per minggunya, tumbuh lebih dari 22 persen dibandingkan pada periode Nataru sebelumnya. Jumlah tersebut diyakini akan terus bergerak dinamis sejalan dengan tren perjalanan masyarakat menggunakan transportasi udara pada akhir tahun.

Baca juga artikel terkait GARUDA INDONESIA atau tulisan lainnya dari Faesal Mubarok

tirto.id - Bisnis
Reporter: Faesal Mubarok
Penulis: Faesal Mubarok
Editor: Anggun P Situmorang