Menuju konten utama

Dampak Asap Karhutla di Sumsel, Unsri Tetapkan Kuliah Daring

Rektor Unsri, Taufiq Marwa, mengungkapkan, kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa dan dosen serta civitas akademika.

Dampak Asap Karhutla di Sumsel, Unsri Tetapkan Kuliah Daring
Gerbang utama Kampus UNSRI di Palembang, Sumatera Selatan. ANTARA/ M Imam Pramana
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Universitas Sriwijaya (Unsri) menerapkan perkuliahan secara daring akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatra Selatan. Pembelajaran tatap muka kembali dimulai jika kualitas udara membaik.

Kebijakan tertuang dalam Surat Edaran Rektor Unsri Nomor 0016/UN9.R/SE.R1.DAK/2026 tertanggal 26 Agustus 2026. SE ditandatangani langsung oleh

Rektor Unsri, Taufiq Marwa, mengungkapkan, kebijakan tersebut sebagai upaya menjaga kesehatan dan keselamatan mahasiswa dan dosen serta civitas akademika lainnya. Penyesuaian sistem perkuliahan harus diambil demi kepentingan bersama.

"Kegiatan perkuliahan secara daring hingga kondisi kualitas udara menunjukkan perbaikan,' ungkap Taufiq, Kamis (27/8/2026).

Meski kuliah berjalan daring, tidak seluruh kegiatan akademik dihentikan. Dosen dan mahasiswa dapat menyesuaikan proses kegiatan lain, seperti praktikum maupun lainnya. Fakultas, departemen, dan program studi diberikan kewenangan untuk mengatur kegiatan akademik sesuai kondisi masing-masing dengan tetap memprioritaskan kesehatan dan keselamatan.

"Harus disesuaikan dengan pertimbangan kondisi kualitss udara tetapi tetap menggunakan masker jika di luar ruangan," kata Taufiq.

Bagi pimpinan universitas, fakultas, tenaga pendidikan, dan dosen yang memiliki tugas tambahan tetap menjalankan aktivitas kedinasan seperti biasa. Taufiq mengimbau bagi seluruh civitas akademika yang mengeluhkan kesehatan terkait saluran pernapasan agar segera berobat ke Klinik Unsri atau fasilitas kesehatan lain.

"Kebijakan kuliah daring akan terus dievaluasi dan perkuliahan tatap muka kembali kita laksanakan jika sudah memungkinkan," pungkasnya.

Baca juga artikel terkait KARHUTLA atau tulisan lainnya dari Irwanto

tirto.id - Flash News
Kontributor: Irwanto
Penulis: Irwanto
Editor: Andrian Pratama Taher