Dalam Setahun, Utang Pemerintah Naik Rp872 Triliun

Reporter: Dwi Aditya Putra, tirto.id - 27 Apr 2023 10:47 WIB
Utang pemerintah kembali meningkat mencapai Rp7.879 triliun pada akhir Maret 2023 atau setara dengan 39,17 terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia.
tirto.id - Utang pemerintah kembali meningkat mencapai Rp7.879 triliun pada akhir Maret 2023 atau setara dengan 39,17 terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Posisi utang ini naik sekitar Rp872 triliun jika dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yang hanya tercatat Rp7.052 triliun.

Dikutip dari APBN Kita edisi April 2023, utang tersebut didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp7.013 triliun atau sekitar 89,02 persen. Sementara untuk pinjaman tercatat senilai Rp865 triliun atau 10,98 persen.

Jika dirinci, besaran utang SBN terdiri dari domestik Rp5.658 triliun. Di mana utang tersebut berasal dari Surat Utang Negara (SUN) Rp4.600 triliun dan Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Rp1.057 triliun.

Kemudian untuk valas mencapai Rp1.354 triliun. Itu terdiri dari SUN Rp1.056 triliun dan SBSN Rp298 triliun.

Selanjutnya, utang berasal dari pinjaman terdiri dari dalam negeri Rp21,31 triliun dan luar negeri Rp844 triliun. Adapun pinjaman berasal dari luar negeri itu terbagi untuk bilateral Rp264 triliun, multilateral Rp527 triliun, dan commercial banks Rp52,35 triliun.

Sebelumnya, Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat posisi utang pemerintah mencapai Rp7.754 triliun atau setara 38,56 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) hingga akhir Januari 2023. Besaran utang ini meningkat dibanding Desember 2022 yang hanya tercatat sebesar Rp7.733 triliun.

"Pemerintah melakukan pengelolaan utang secara baik dengan risiko terkendali. Antara lain melalui komposisi yang optimal, baik terkait mata uang, suku bunga, maupun jatuh tempo," demikian dikutip dari Buku APBN Kita edisi Januari 2023, Senin (27/2/2023).

Utang pemerintah di Januari didominasi oleh Surat Berharga Negara (SBN) mencapai Rp6.894 triliun atau sekitar 88,90 persen. Sementara untuk pinjaman tercatat senilai Rp860 triliun atau 11,10 persen.



Baca juga artikel terkait UTANG PEMERINTAH atau tulisan menarik lainnya Dwi Aditya Putra
(tirto.id - Ekonomi)

Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin

DarkLight