tirto.id - Amerika Serikat (AS) menolak kedatangan sejumlah pemain,tim, dan pertandingan Piala Dunia 2026 dengan alasan visa. Hal ini menambah kontroversi Piala Dunia sebelum ajang empat tahunan ini resmi dimulai. Berikut daftar tim hingga official Piala Dunia 2026 yang visanya ditolak AS.
AS telah mendapatkan banyak kritik terkait penyelenggaraan Piala Dunia 2026. Sebut saja kritik atas biaya tiket dan akomodasi yang sangat tinggi, polemik keikutsertaan Iran imbas situasi geopolitik AS hingga kedekatan Presiden FIFA Gianni Infantino dan Presiden AS Donald Trump.
Kini, kontroversi itu bertambah, yakni sulitnya pemberian visa bagi sebagian pemain, staf tim hingga official laga yang ditunjuk FIFA. Hal ini kini memicu kekhawatiran banyak pihak, terutama setelah ditolaknya visa wasit resmi FIFA asal Somalia bernama Omar Artan.
Seturut Al Jazeera, hal itu bahkan membuat Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia Volker Turk berpendapat bahwa kebijakan imigrasi AS perlu dievaluasi secara menyeluruh. Ia berharap isu seputar “profiling rasial, pengawasan, dan penegakan hukum imigrasi tidak akan memengaruhi Piala Dunia ini seperti yang telah terjadi sebelumnya”.
Daftar Tim, Pemain, dan Official Terganjal Visa AS
Sejauh ini ada satu official resmi FIFA, tiga pemain, dan satu tim yang terganjal masalah visa ketika hendak mengikuti Piala Dunia 2026 di AS. Ada yang ditolak, namun ada pula yang akhirnya lolos masuk AS.
Seturut aturan penawaran FIFA pada tahun 2017 untuk negara-negara yang ingin menjadi tuan rumah Piala Dunia, berisi ketentuan bahwa pemrosesan visa "harus diterapkan secara non-diskriminatif", dengan catatan bahwa hal itu tidak boleh "berdampak buruk pada standar imigrasi dan keamanan nasional".
Namun, selaku tuan rumah Piala Dunia 2026, AS menerapkan kebijakan imigrasi yang sangat ketat dan agresif. Salah satu official yang visanya ditolak bahkan diinterogasi selama 11 jam dan ditanyai tentang milisi sipil di negaranya oleh petugas bandara.
Berikut adalah daftar para peserta Piala Dunia 2026 yang kedatangannya ke AS terkendala dan jadi rumit akibat masalah visa.
1. Omar Artan, Wasit Somalia
Masalah visa terbaru sehubungan dengan Piala Dunia 2026 dialami oleh Omar Artan. Ia adalah salah satu dari 52 wasit resmi FIFA untuk Piala Dunia 2026.Omar merupakan wasit asal Somalia dan punya reputasi besar di Benua Afrika sebagai salah satu pengadil lapangan terbaik. Namun, ketika sampai di Bandara Internasional Miami, petugas imigrasi menolak visa Omar dan mengharuskannya kembali terbang ke Turki.
Omar menyatakan bahwa penolakan itu terjadi setelah ia diinterogasi petugas selama 11 jam dan ditanyai banyak pertanyaan tentang kelompok bersenjata di negaranya. Departemen Keamanan Dalam Negeri AS (DHS) menyebut bahwa visa Omar tidak diterima "karena masalah pemeriksaan".
Padahal, Omar direncanakan bakal menoreh sejarah baru dalam Piala Dunia 2026. Semula ia akan akan jadi warga Somalia pertama dalam sejarah yang jadi wasit ajang tertinggi sepak bola itu. Namun, mimpinya itu kini kandas karena soal imigrasi.
2. Timnas Iran
Masalah visa berikutnya dialami oleh seluruh skuad timnas Iran. Situasi yang menimpa tim ini lebih rumit. Visa mereka hanya lolos untuk waktu yang sangat terbatas.Pada Selasa (9/6), DHS menyebut timnas Iran hanya diperbolehkan masuk AS sehari sebelum laga dan harus pergi dari negara itu setelah laga selesai. Timnas Iran dijadwalkan menjalani laga fase grup di AS.
Federasi Sepak Bola Iran kini telah memindahkan akomodasi skuad Iran ke Tijuana, Meksiko, karena persoalan ini. Hal ini membuat mereka harus melakukan perjalanan lintas negara tiap kali berlaga di babak fase grup.
Masalah ini terjadi karena situasi geopolitik yang tengah terjadi. Iran kini sedang berperang dengan AS dan Israel. Perang ini telah berlangsung sejak Februari lalu.
3. Aymen Hussein, Striker Irak
Striker Irak Aymen Hussein juga mengalami masalah imigrasi ketika hendak memasuki AS untuk ikut serta dalam Piala Dunia 2026. Proses imigrasinya tidak selancar anggota skuad Irak yang lain.Ketika mendarat di Chicago, Hussein ditahan selama hampir tujuh jam oleh petugas imigrasi. Ponselnya juga diperiksa sebelum akhirnua diizinkan masuk ke AS.
“Mengapa Amerika menjadi tuan rumah Piala Dunia jika begitu tidak ramah terhadap warga negara asing?” kata penyerang berusia 30 tahun itu.
4. Woodensky Pierre, Gelandang Haiti
Hal yang terjadi pada Aymen Hussein juga terjadi pada Woodensky Pierre, gelandang timnas Haiti untuk Piala Dunia 2026. Pierre adalah satu-satunya pemain timnas Haiti yang visanya terlambat disetujui pemerintah AS.Hal ini membuat Pierre harus berlatih sendiri di ibu kota Haiti, Port-au-Prince, sebelum bisa bergabung dengan kompatriotnya di timnas. Masalah ini juga membuat Pierre tidak dapat bermain dalam pertandingan persahabatan melawan Selandia Baru.
5. Breel Embolo, Striker Swiss
Penyerang timnas Swiss, Breel Embolo, juga mengalami keterlambatan karena visanya bermasalah. Ia masuk dalam skuad Swiss untuk Piala Dunia 2026, namun ia tidak bisa datang bersama kawan-kawan setimnya karena izin masuk ke AS yang tak kunjung ia dapat.Kendala tersebut dilaporkan terjadi akibat masalah hukum Embolo pada 2018 lalu. Kala itu Embolo terlibat perkelahian di Basel yang berlanjut jadi masalah hukum.
Izin masuk AS baru bisa didapatkan Embolo setelah Kedutaan Besar AS di Bern membuat pertemuan khusus. Di sana Embolo menyampaikan pembelaannya dan akhirnya diizinkan untuk terbang ke AS.
Penulis: Rizal Amril Yahya
Editor: Ilham Choirul Anwar
Masuk tirto.id


































