Menuju konten utama
SEA Games 2025

Daftar Juara Umum SEA Games hingga 2025, Siapa Raja ASEAN?

Daftar juara umum SEA Games hingga edisi 2025, Thailand jadi yang terbanyak. Lalu berapa kali kontingen Indonesia jadi juara umum?

Daftar Juara Umum SEA Games hingga 2025, Siapa Raja ASEAN?
Logo SEA Games 2025 Thailand. wikimedia/Seagames.org
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Daftar juara umum SEA Games hingga edisi 2025 masih didominasi Thailand. Sejak pertama kali digelar tahun 1959, Thailand total sudah 14 kali menjadi juara umum SEA Games, termasuk terbaru edisi 2025. Lalu berapa kali Indonesia menjadi juara umum SEA Games?

SEA Games pertama kali digelar tahun 1959 dengan nama SEAP Games. Nama SEA Games secara resmi baru dipakai mulai edisi 1977. Dari 33 penyelenggaraan tersebut, Thailand sudah 14 kali jadi juara umum alias peraih medali emas terbanyak.

Thailand langsung meraih juara umum pada edisi perdana atau di gelaran SEAP Games 1959. Ketika itu Thailand menyabet 35 emas, 26 perak, dan 15 perunggu. Mereka sukses mengungguli Myanmar yang saat itu masih bernama Burma, dengan 11 emas, 15 perak, dan 14 perunggu.

Dominasi Thailand di era SEAP Games terus bertahan. Mereka tercatat 6 kali menjadi juara umum, dari total 8 kali edisi SEAP Games. Dua gelar juara umum lainnya di masa SEAP Games direbut kontingen Myanmar pada 1961 dan 1969.

Ketika era SEA Games dimulai tahun 1979, Thailand baru bisa menjadi juara umum tahun 1985. Saat itu bermain di kandang sendiri, Thailand sukses merebut juara umum dengan mengumpulkan 92 emas, 66 perak, dan 59 perunggu.

Kemudian butuh waktu 10 tahun berselang bagi Thailand untuk menjadi juara umum SEA Games kembali, yakni edisi 1995 di kandang sendiri. Saat itu mereka merebut 157 emas, 98 perak, dan 91 perunggu.

Kemudian tahun 1999 di Brunei, Thailand kembali keluar sebagai yang terbaik dengan raihan 65 emas, 48 perak, dan 56 perunggu.

Thailand lantas meraih juara umum kembali pada edisi 2007, 2009, 2013, dan 2015. Dari 4 edisi tersebut hanya 1 kali Thailand menjadi juara umum dengan status tuan rumah, yaitu tahun 2007.

Saat ini Thailand sudah dipastikan menjadi juara umum SEA Games 2025. Secara teknis SEA Games 2025 memang belum selesai, pasalnya hari ini 20 Desember 2025 masih ada beberapa pertandingan final cabor sepak takraw serta renang perairan terbuka.

Akan tetapi dengan koleksi 232 emas, 154 perak, dan 106 perunggu, raihan Thailand sudah mustahil dikejar negara lain. Termasuk bagi Indonesia di urutan kedua SEA Games 2025, dengan 91 emas, 111 perak, dan 129 perunggu.

Lantas berapa kali kontingen Indonesia menjadi juara umum SEA Games? Merah Putih tercatat sudah 10 kali menjadi juara umum SEA Games, alias terbanyak kedua di bawah Thailand.

Sebagai informasi, kontingen Indonesia baru pertama kali ikut ajang ini pada edisi 1977, atau ketika kejuaraan berganti naman menjadi SEA Games. Istimewanya, ketika itu Indonesia langsung menjadi juara umum, dengan raihan 62 emas, 41 perak, dan 34 perunggu.

Tidak hanya itu, Indonesia berhasil menjadi juara umum 4 kali beruntun. Usai tahun 1977 di Malaysia, Indonesia jadi juara umum SEA Games 1979 di rumah sendiri dengan capaian 92 emas, 78 perak, dan 52 perunggu.

Berikutnya menjadi juara umum di SEA Games 1981 dan 1983. Masing-masing dengan raihan 85 emas, 73 perak, dan 56 perunggu tahun 1981. Lalu 64 emas, 67 perak, dan 54 perunggu, pada edisi 1983.

Tren bagus tersebut sempat dihentikan Thailand pada 1985. Tapi selepas itu Indonesia kembali menjadi juara umum 4 kali beruntun di SEA Games 1987, 1989, 1991, dan 1993.

Kemudian, 2 gelar juara umum Indonesia lainnya hadir pada 1997 dan 2011. Ketika SEA Games 1997 di Jakarta, Indonesia membukukan pencapaian terbaik di SEA Games dengan raihan 194 emas, 101 perak, dan 115 perunggu.

Jumlah 194 emas itu sempat bertahan menjadi rekor, sebelum dikalahkan Vietnam dengan 205 emas (2022) lalu Thailand 232 emas (2025).

Selain Thailand dan Indonesia, ada 4 negara Asia Tenggara lain yang pernah menjadi juara umum SEA Games. Mereka adalah Vietnam (2003, 2022, dan 2023), Malaysia (2001 dan 2017), Filipina (2005 dan 2019), serta Myanmar .

Daftar Juara Umum SEA Games Sepanjang Masa

Berikut daftar juara umum di SEA Games sampai edisi terbaru 2025:

  • 1959: Thailand (35 emas, 26 perak, 15 perunggu)
  • 1961: Myanmar (35 emas, 26 perak, 43 perunggu)
  • 1965: Thailand (38 emas, 33 perak, 35 perunggu)
  • 1967: Thailand (77 emas, 48 perak, 47 perunggu)
  • 1969: Myanmar (57 emas, 46 perak, 46 perunggu)
  • 1971: Thailand (44 emas, 27 perak, 38 perunggu)
  • 1973: Thailand (47 emas, 25 perak, 27 perunggu)
  • 1975: Thailand (80 emas, 45 perak, 39 perunggu)
  • 1977: Indonesia (62 emas, 41 perak, 34 perunggu)
  • 1979: Indonesia (92 emas, 78 perak, 52 perunggu)
  • 1981: Indonesia (85 emas, 73 perak, 56 perunggu)
  • 1983: Indonesia (64 emas, 67 perak, 54 perunggu)
  • 1985: Thailand (92 emas, 66 perak, 59 perunggu)
  • 1987: Indonesia (183 emas, 136 perak, 84 perunggu)
  • 1989: Indonesia (102 emas, 78 perak, 71 perunggu)
  • 1991: Indonesia (92 emas, 87 perak, 67 perunggu)
  • 1993: Indonesia (88 emas, 81 perak, 84 perunggu)
  • 1995: Thailand (157 emas, 98 perak, 91 perunggu)
  • 1997: Indonesia (194 emas, 101 perak, 115 perunggu)
  • 1999: Thailand (65 emas, 48 perak, 56 perunggu)
  • 2001: Malaysia (111 emas, 75 perak, 85 perunggu)
  • 2003: Vietnam (158 emas, 97 perak, 91 perunggu)
  • 2005: Filipina (112 emas, 85 perak, 93 perunggu)
  • 2007: Thailand (183 emas, 123 perak, 103 perunggu)
  • 2009: Thailand (86 emas, 83 perak, 97 perunggu)
  • 2011: Indonesia (182 emas, 151 perak, 143 perunggu)
  • 2013: Thailand (107 emas, 94 perak, 81 perunggu)
  • 2015: Thailand (95 emas, 83 perak, 69 perunggu)
  • 2017: Malaysia (145 emas, 92 perak, 86 perunggu)
  • 2019: Filipina (149 emas, 117 perak, 121 perunggu)
  • 2022: Vietnam (205 emas, 125 perak, 116 perunggu)
  • 2023: Vietnam (136 emas, 105 perak, 114 perunggu)
  • 2025 (sementara): Thailand (232 emas, 154 perak, 106 perunggu)

Baca juga artikel terkait SEA GAMES atau tulisan lainnya dari Wan Faizal

tirto.id - Olahraga
Kontributor: Wan Faizal
Penulis: Wan Faizal
Editor: Oryza Aditama