Menuju konten utama

Daftar 18 Titik Rawan Macet dan Kecelakaan saat Lebaran di Solo

Titik rawan kemacetan di Solo saat libur Lebaran akan terkonsentrasi di sejumlah persimpangan, perlintasan sebidang, pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

Daftar 18 Titik Rawan Macet dan Kecelakaan saat Lebaran di Solo
abdi dalem keraton surakarta hadiningrat mengarak gunungan dari keraton menuju masjid agung surakarta untuk didoakan sebelum diperebutkan oleh warga dalam prosesi grebeg syawal solo, jawa tengah, jumat (8/7). grebeg tersebut digelar sebagai wujud syukur karena telah selesai menjalankan puasa ramadan sekaligus upaya berbagi pihak keraton kepada warga. antara foto/maulana surya/ama/16.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jelang arus mudik Lebaran 2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Surakarta, Jawa Tengah memetakan sedikitnya ada 12 titik rawan macet dan enam titik rawan kecelakaan. Pemetaan ini dilakukan mengingat sekitar 8 juta kendaraan diprediksi keluar-masuk Kota Surakarta.

Kepala Dinas Perhubungan Surakarta, Taufiq Muhammad, mengungkapkan bahwa titik rawan kemacetan akan terkonsentrasi di sejumlah persimpangan, perlintasan sebidang, pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

Berikut daftar lengkap titik rawan macet di Solo:

1. Persimpangan

Persimpangan Gilingan, Ngapeman, Gendengan, Nonongan, Ngemplak, Tugu Wisnu, Kleco, Proliman Balapan, Fajar Indah, dan Faroka.

2. Perbelanjaan dan Wisata

Pasar Gede, Solo Square, Pusat Kuliner Pasar Kembang, dan Masjid Raya Sheikh Zayed.

3. Perlintasan Sebidang

Kawasan Jl. S. Parman, Pasar Nongko, HOS Cokroaminoto, serta Ledoksari.

“Titik rawan kemacetan dipetakan berdasarkan volume harian yang kami himpun, yaitu terkonsentrasi di persimpangan, perlintasan sebidang, dan pusat perbelanjaan,” kata Taufiq, Rabu (10/3/2026).

Simpang 5 Balapan Solo

Kondisi simpang 5 Balapan, Solo, salah satu titik rawan macet, Rabu (11/3/2026). Tirto.id/Romensy Augustino

Sedangkan untuk titik kecelakaan Dishub Solo memetakan 6 titik di antaranya, Jalan Ki Mangun Sarkoro segmen Simpang Komplang, Jalan Adi Sucipto segmen Gedung DPRD, Jalan Adi Sumarmo segmen Kantor Kecamatan Banjarsari, Jalan Ir. Juanda segmen SPBU Pucangsawit, Jalan Ahmad Yani segmen Simpang UTP, serta Jalan Slamet Riyadi segmen Gedung Pengadilan Negeri Solo.

Dalam upaya mengantisipasi terjadinya kemacetan dan kecelakaan, Taufiq menyebut pihaknya melakukan sejumlah langkah di antaranya menyiapkan personel yang siaga di enam posko gabungan ditambah satu posko Dishub Solo.

Selain itu, Dishub Solo juga menyiapkan tim patroli kota (patko) dan satgas perparkiran. Juga akan disiapkan dua tim siaga penerangan jalan umum (PJU) serta dua tim siaga derek.

“Perbaikan sejumlah PJU, penambahan rambu-rambu, serta perbaikan sejumlah fasilitas lalu lintas juga kami lakukan sebagai antisipasi kemacetan dan kecelakaan di Solo selama momen mudik. Termasuk selama itu pula akan ada tim siaga di CC Room,” jelasnya.

Terpisah, Kanit Kamsel Sat Lantas Polresta Solo, AKP Surawan Nurjaya, mengatakan pihaknya akan memanfaatkan sistem pemantauan melalui CCTV dan koordinasi personel di lapangan.

Pada pantauan Lebaran tahun ini lebih kurang ada 232 CCTV yang tersebar se-Solo yang akan digunakan untuk memantau lalu lintas selama musim mudik.

"Seluruh CCTV telah terhubung dengan sistem pengawasan elektronik sehingga pemantauan akan menjadi lebih efektif jika nantinya dibutuhkan untuk intervensi personel di lapangan,”jelasnya

Surawan juga menjelaskan kenaikan arus lalu lintas di Solo diperkirakan mulai terjadi pada 13-17 Maret 2026.

"Karena pada saat itu hari libur anak sekolah dimulai dan kenaikan arus akan mulai terjadi pula,” tutupnya.

Baca juga artikel terkait INFO MUDIK atau tulisan lainnya dari Romensy Augustino

tirto.id - Flash News
Kontributor: Romensy Augustino
Penulis: Romensy Augustino
Editor: Bayu Septianto