Cegat Jokowi, Massa AMT Pertamina Minta Kepastian Masalah Mereka

Oleh: Fadiyah Alaidrus - 13 Februari 2019
Dibaca Normal 1 menit
Dewi meminta Jokowi langsung turun tangan untuk menyelesaikan masalah AMT Pertamina.
tirto.id - Sejumlah massa eks pekerja Awak Mobil Tangki (AMT) Pertamina mencegat mobil Presiden Joko Widodo saat keluar dari Istana Negara, Jakarta Pusat, Rabu (13/2/1019). Mereka berjumlah sekitar 50 orang yang terdiri dari para mantan supir, sejumlah istri, dan anaknya.

Ketua Persatuan Istri Serikat Pekerja Awak Mobil Tangki (PI SP-AMT) PT Pertamina Patra Niaga, Dewi, mencegat dan langsung mepet ke mobil Presiden Jokowi. Ia sempat berbicara dengan Jokowi. Di sisi lain, sejumlah massa, terutama para istri, histeris saat diadang atau didorong polisi yang mengamankan Jokowi.

"Saya menyampaikan bahwa AMT belum diselesaikan, Pak [Jokowi], Pak Pramono Anung [Sekretaris Kabinet] belum menyelesaikan tugasnya," kata Dewi saat ditemui sesaat setelah peristiwa tersebut berlangsung pada Rabu (13/2/2019) malam.

Dewi mengatakan, percakapannya dengan Jokowi adalah seputar permasalahan yang belum dituntaskan. Ia juga meminta agar Jokowi langsung turun tangan untuk menyelesaikannya. Pasalnya, Dewi melihat tuntutan mereka ke Jokowi tak pernah benar-benar dijalankan.


Mereka, melalui 5 orang perwakilannya, memang sempat bertemu Presiden Joko Widodo bersama Sekretaris Kabinet Kerja Pramono Anung, di Istana Negara Jakarta, Kamis (31/1/2019) lalu.

Kemudian, Pramono Agung diinstruksikan oleh Jokowi untuk tetap berkoordinasi dengan perwakilan AMT. Namun, kata Dewi, komunikasi dari perwakilan AMT tersebut tidak ditanggapi Pramono, baik melalui telepon maupun WhatsApp. Dewi juga tidak melihat adanya kemajuan dari permasalahn mereka.

"Saya sudah enggak kuat pak, anak saya sudah enggak sekolah, enggak bisa makan, saya enggak mau lewat perantara-perantara lagi," ujar Dewi menirukan apa yang ia sampaikan ke Jokowi.

"Pak Jokowi, katanya, [sudah] tahu semuanya," tambah Dewi.

Dengan itu, Dewi mengatakan bahwa Jokowi berjanji akan menanganinya sendiri. "Insyaallah secepatnya diselesaikan," harap Dewi.

Mereka menuntut karena diberhentikan dari pekerjaannya sebagai AMT Pertamina, secara sepihak.

“Kami awak mobil tangki Pertamina yang di PHK ILEGAL 1095 AMT hanya lewat SMS tanpa pesangon,” kata Juru Negosiasi AMT Pertamina, Heri Sugiri dalam keterangan tertulis yang diterima Tirto, Rabu (6/2/2019).



Baca juga artikel terkait AWAK MOBIL TANGKI PERTAMINA atau tulisan menarik lainnya Fadiyah Alaidrus
(tirto.id - Sosial Budaya)

Reporter: Fadiyah Alaidrus
Penulis: Fadiyah Alaidrus
Editor: Alexander Haryanto