Menuju konten utama

Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026 Kemenhaj

Cek nomor porsi haji Kemenag sekarang dialihkan ke Kemenhaj. Jemaah bisa mengikuti cara berikut untuk cek estimasi keberangkatan 2026.

Cara Cek Nomor Porsi Haji 2026 Kemenhaj
Peziarah Muslim mengunjungi gunung suci Jabal Al Rahma. AP / Dar Yasin
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Jelang keberangkatan haji tahun 1447 H/2026 M, banyak calon haji mencari tahu cara cek porsi haji melalui layanan resmi Kementerian Agama (Kemenag).

Mengetahui nomor porsi terbilang krusial karena angka tersebut merupakan identitas unik, menunjukkan posisi Anda dalam antrean panjang jemaah haji Indonesia.

Berbekal nomor porsi haji, Anda bisa memantau apakah jadwal keberangkatan mengalami kemajuan atau justru tetap sesuai perkiraan awal saat pertama kali mendaftar.

Nomor porsi haji didapat setelah calon jemaah melakukan setoran awal sebesar Rp25 juta di Bank Penerima Setoran Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPS-BPIH).

Angka ini tertera pada berkas bukti pendaftaran atau dokumen Surat Pendaftaran Pergi Haji (SPPH) yang diterbitkan oleh Kemenag.

Berikut panduan teknis yang bisa Anda ikuti untuk melakukan pengecekan secara mandiri.

Cara Cek Porsi Haji Melalui Situs Resmi Kemenhaj

Saat ini situs cek porsi haji melalui Kemenag sudah tidak aktif karena pemerintah sudah membuat Kementerian Haji (Kemenhaj). Sebagai gantinya, pengecekan bisa dilakukan melalui laman resmi Kemenhaj.

Metode ini paling mudah karena tidak perlu instal aplikasi tambahan di perangkat Anda. Cukup pakai browser di HP atau komputer saja.

Berikut langkah-langkah cek porsi haji di situs Kemenhaj:

  • Akses halaman resmi di alamat https://haji.go.id/estimasi-keberangkatan.
  • Ketikkan 10 digit nomor porsi haji Anda pada kolom input.
  • Lakukan verifikasi keamanan dengan mencentang kotak "I'm Not a Robot" untuk memastikan Anda bukan sistem bot.
  • Klik tombol "Cek Estimasi" untuk memproses permintaan.
  • Tunggu sampai layar menampilkan rincian data Anda secara otomatis.
Informasi yang akan Anda peroleh setelah melakukan cek porsi haji 2026 mencakup nama lengkap jemaah, domisili kabupaten/kota serta provinsi pendaftaran, posisi urutan dalam daftar tunggu, serta estimasi tahun keberangkatan dalam kalender Masehi maupun Hijriah.

Perlu diingat bahwa data estimasi ini bersifat dinamis dan bisa berubah sewaktu-waktu, tergantung regulasi kuota tahunan dari Pemerintah Arab Saudi.

Bagi jemaah yang nomor porsinya masuk dalam daftar keberangkatan tahun 2026, pastikan untuk memantau tab khusus "Pelunasan" pada sistem informasi haji tadi.

Hal ini penting untuk memastikan apakah Anda masuk dalam kategori "Berhak Lunas" agar tidak tertinggal jadwal pembayaran biaya haji.

Transisi Haji dari Kemenag ke Kemenhaj

Sekretaris Jenderal Kemenhaj, Teguh Dwi Nugroho, mengungkap bahwa tahapan pemindahan aset, anggaran, sampai sumber daya manusia dari bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) saat ini sudah melampaui angka 90 persen.

Dasar hukum dari perpindahan urusan Kemenag ke Kemenhaj ini merujuk pada Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 serta Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 92 tahun 2025.

"Sekarang proses pengalihan SDM sudah lebih dari 90 persen," ujar Teguh pada 16 Januari 2026, dikutip dari Antara News.

Perubahan paling signifikan yakni terkait nama resmi kantor pelayanan haji di berbagai wilayah. Sebab nomenklatur kantor di daerah kini mengalami penyesuaian.

Pada tingkat provinsi, instansi ini bernama Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi. Sementara itu, untuk daerah tingkat dua, penyebutannya berganti jadi Kantor Kementerian Haji Kabupaten/Kota.

Karena adanya perubahan nomenklatur dan struktur kementerian, jemaah diimbau lebih teliti saat mengurus administrasi di daerah.

Pastikan Anda mendatangi Kantor Kementerian Haji sesuai wilayah domisili untuk mendapat informasi valid seputar haji.

Baca juga artikel terkait HAJI 2026 atau tulisan lainnya dari Rofi Ali Majid

tirto.id - Edusains
Kontributor: Rofi Ali Majid
Penulis: Rofi Ali Majid
Editor: Yantina Debora