Menuju konten utama

Benarkah Udara Jabodetabek Beracun? Update Hari Ini 1 Juli 2025

Cek fakta terbaru kualitas udara Jabodetabek per 1 Juli 2025. Apakah benar beracun? Simak data AQI hari ini dan dampaknya bagi kesehatan.

Benarkah Udara Jabodetabek Beracun? Update Hari Ini 1 Juli 2025
Pemandangan gedung-gedung terlihat dari Petamburan di Jakarta, Rabu (9/4/2025). ATARA FOTO/Ferlian Septa Wahyusa/app/tom.
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - ⁠⁠Kualitas udara di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek) dikabarkan sampai pada level beracun. Benarkah? Simak kondisi terkini di daerah tersebut hari ini, 1 Juli 2025 berikut.

Setelah muncul fenomena Bekasi berkabut pada akhir Juni kemarin, saat ini telah banyak pemberitaan yang menilai kualitas udara di Jakarta dan sekitarnya sudah dalam taraf berbahaya.

Penilaian tersebut tidak hanya berdasarkan kondisi di lapangan, melainkan juga dari data yang dihimpun di situs-situs penilaian kualitas udara.

Benarkah Udara Jabodetabek Beracun? Update Hari Ini 1 Juli 2025

Beberapa situs penilaian kualitas udara, beberapa memang menyampaikan data mengenai kualitas udara di Jabodetabek yang jauh dari layak. Lantas, bagaimana dengan hari ini?

Dikutip dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), kualitas udara di Kemayoran, Jakarta Pusat pada Selasa, 1 Juli 2025 pukul 10.00 WIB berada pada kategori sedang.

Terdapat 19,3 mikrogram partikulat dalam setiap 1 meter kubik udara di Kemayoran. WHO telah menetapkan partikulat harian adalah kurang dari sama dengan 15 mikrogram per meter kubik, sehingga angka 19,3 mikrogram per meter kubik adalah di atas batas ideal harian WHO.

Accuweather menyebut Jakarta mempunyai kualitas udara yang buruk hari ini. Dalam laporan hariannya, udara di Jakarta mencapai tingkat polusi tinggi dan tidak sehat untuk kelompok yang sensitif.

Nilai AQI 91 Jakarta yang artinya kualitas udara berada pada kategori Moderate atau Sedang. Kualitas udara buruk juga terjadi di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.

Indeks Kualitas Udara (AQI) Jakarta menurut AQIAIR hari ini juga tergolong sedang. Di atas batas harian yang disarankan WHO, namun belum masuk ke level berbahaya.

Meskipun belum termasuk berbahaya, namun dengan kualitas udara yang tidak ideal tentu bisa jadi berbahaya jika terus-terusan berada di lingkungan seperti itu.

Dengan tingkat kualitas udara yang sedang, beberapa rekomendasi jika berada di lingkungan dengan kualitas udara pada level sedang adalah:

  • Kelompok sensitif sebaiknya mengurangi aktivitas di luar ruangan. Kelompok sensitif ini di antaranya anak-anak, lansia, ibu hamil, orang dengan penyakit jantung dan/atau pernapasan, serta perokok aktif dan pasif.
  • Kelompok sensitif yang terpaksa harus keluar rumah diharapkan untuk selalu memakai masker.
  • Harap menutup jendela untuk menghindari udara kotor luar masuk ke dalam rumah.
  • Bila perlu, gunakan pembersih udara di dalam rumah untuk menyaring udara yang masuk sehingga udara yang dihirup di dalam rumah tergolong sehat.
  • Jaga kondisi badan dengan olahraga teratur, mengonsumsi makanan bergizi, dan minum air putih yang cukup.
  • Bila perlu, minum vitamin untuk menambah imunitas tubuh.

Baca juga artikel terkait KUALITAS UDARA atau tulisan lainnya dari Prihatini Wahyuningtyas

tirto.id - Aktual dan Tren
Kontributor: Prihatini Wahyuningtyas
Penulis: Prihatini Wahyuningtyas
Editor: Dipna Videlia Putsanra