Beda TKN dan BPN Soal Solusi Atasi Kemiskinan di Desa

Oleh: Vincent Fabian Thomas - 11 April 2019
Tsamara Amany menilai angka kemiskinan di perdesaan bisa ditekan jika penyaluran dana desa dan kualitas pengelolaannya terus ditingkatkan.
tirto.id - Anggota Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf, Tsamara Amany Alatas mengatakan solusi untuk mengatasi kemiskinan di perdesaan adalah melalui peningkatan penyaluran dana desa dan kualitas pengelolaannya. Dia mengklaim data BPS menunjukkan tingkat kemiskinan di desa telah menurun 10 persen.

Tsamara mengakui banyak kepala desa yang bisa jadi belum banyak memahami hal-hal apa saja yang dapat dilakukan untuk memanfaatkan dana desa.

Oleh karena itu, ia mengusulkan nantinya agar pemerintah melibatkan lembaga swadaya masyarakat dalam pengelolaan dana desa.

“Kalau bisa kita ajak NGO-NGO untuk berpartisipasi di desa. Jadi [penggunaan] dana desa enggak hanya [untuk] pembangunan tapi bisa memberdayakan masyarakat di sana,” ucap Tsamara.

Dia menyatakan hal itu dalam diskusi bertajuk “Jelang Debat Pemungkas Pemilihan Presiden 2019” di Madame Delima, Jakarta pada Kamis (11/4/2019).

Tsamara mengatakan bahwa dana desa yang saat ini disalurkan pemerintah sebenarnya sudah cukup besar. Jumlahnya mencapai rata-rata Rp 1 miliar per desa. Menurutnya, anggaran yang diberikan itu dapat dimanfaatkan lebih baik lagi untuk memberdayakan masyarakat di perdesaan.

“Jadi tidak hanya membangun saja dan Rp 1 miliar dana desa itu manfaatnya bisa berlipat ganda,” ucap politikus PSI tersebut.

Di acara yang sama, Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Alexander Yahya mengungkapkan pendapat berbeda.

Alexander menilai kemiskinan di desa bisa ditekan dengan menggenjot pengembangan sektor pertanian. Menurut dia, bila sektor pertanian dapat dikembangkan, kesejahteraan desa sendirinya akan meningkat karena masyarakat perdesaan umumnya petani dan nelayan.

“Pertanian itu kan basis produksi desa. Kan basis desa itu petani dan nelayan jadi nanti kesejahteeran desa meningkat,” ujar dia.



Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan menarik lainnya Vincent Fabian Thomas
(tirto.id - Politik)

Reporter: Vincent Fabian Thomas
Penulis: Vincent Fabian Thomas
Editor: Addi M Idhom