Sandra Gisela

Indeks Tulisan

Hukum
Rabu, 18 Jun 2025

Tiga WN Australia Menjadi Tersangka Kasus Penembakan di Bali

Mereka adalah laki-laki berinisial DFJ (37), TPM (37), dan C (23), 2 tersangka sempat kabur dan dibawa ke Bali lagi berkat kerja sama Interpol dan AFP.
Sosial Budaya
Selasa, 17 Jun 2025

Kemenkes Targetkan Indonesia Bebas Malaria pada 2030

Selain berantas malaria di Papua, Indonesia telah menyepakati rencana aksi dengan Papua Nugini untuk menekan angka malaria.
Hukum
Selasa, 17 Jun 2025

Kapolri: Pelaku Penembakan WN Australia di Bali Sudah Ditangkap

Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, mengatakan Polda Bali akan mengungkap detail kasus penembakan ke hadapan publik dalam waktu dekat.
Hukum
Senin, 16 Jun 2025

Ada 4 Lubang pada Jenazah WN Australia Korban Penembakan di Bali

Luka berbentuk bulat pada bagian dada kiri, perut, punggung tangan, dan bokong yan diduga merupakan luka tembak.
Bisnis
Senin, 16 Jun 2025

Perkuat Promosi UMKM & Wisata Bali Lewat Pelatihan Creators Lab

Platform teknologi mempunyai peran penting dalam promosi pariwisata lokal dan produk lokal unggulan di setiap daerah.
Hukum
Sabtu, 14 Jun 2025

Dua WN Australia Jadi Korban Penembakan di Bali, 1 Orang Tewas

Menurut keterangan saksi, pelaku penembakan diduga berjumlah dua orang yang menggunakan jaket ojek online dan helm gelap.
News Plus
Sabtu, 14 Jun 2025

Ironi PHK Muncul di Tengah Bangkitnya Pariwisata Bali

Pariwisata Bali mulai perlahan membaik dan meningkat. Namun, pada tahun 2025 terjadi PHK kepada sekitar 100 pekerja di industri pelesir.
Politik
Jumat, 13 Jun 2025

Pemprov Bali dan Jakarta Jalin Kerja Sama Bangun Subway Bali

Pembangunan subway butuh dana besar, maka Jakarta dapat membantu Bali, termasuk dalam mencari investor.
Bisnis
Kamis, 12 Jun 2025

Pabrik Coca Cola Bali Tutup Juli 2025, 70 Karyawan Kena PHK

Kondisi ekonomi yang lesu dan penurunan daya beli disebut sebagai alasan di balik tutupnya operasional pabrik Coca Cola di Bali.
Kamis, 12 Jun 2025

Rano Karno Ungkap Warga Jakarta Lebih Pilih Liburan ke Bali

Rano Karno menilai Jakarta punya banyak tempat wisata, tetapi aktivitas pariwisatanya dapat dikatakan minim.