Menuju konten utama

Astra Ramal Penjualan Mobil Bisa Capai 950 Ribu Unit pada 2022

PT Astra International Tbk meramalkan penjualan mobil di Indonesia mencapai kisaran 900 ribu hingga 950 ribu unit sepanjang 2022.

Astra Ramal Penjualan Mobil Bisa Capai 950 Ribu Unit pada 2022
penjaga stan menjelaskan tentang produk mobil kepada calon konsumen pada pameran otomotif di semarang, jateng, rabu (25/5). gabungan industri kendaraan bermotor indonesia (gaikindo) memprediksi penjualan mobil domestik tahun ini sekitar 1,1 juta unit, sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun lalu yang mencapai 1.013.305 unit. antara foto/r. rekotomo/ama/16.

tirto.id - PT Astra International Tbk memproyeksikan penjualan mobil di Indonesia mencapai kisaran 900 ribu hingga 950 ribu unit sepanjang 2022. Perkiraan ini lebih tinggi dibandingkan proyeksi dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sebanyak 900 ribu unit.

"Kami dari Astra memperkirakan market bisa berkisar 900 ribu sampai 950 ribu unit," kata Head of Investor Relations Astra International, Tira Ardianti dalam Workshop Wartawan Pasar Modal 2022, Jumat (4/8/2022).

Berdasarkan data Gaikindo, realisasi penjualan whole sales mobil secara nasional sepanjang Januari hingga Juni 2022 mencapai 475.321 unit, naik 20,8 persen dibanding periode yang sama tahun lalu 393.466 unit. Dengan melihat tren peningkatan penjualan mobil pada paruh pertama tahun ini, emiten berkode saham ASII itu pun meyakini hingga akhir tahun penjualan mobil di tanah air bisa mencapai lebih dari 900 ribu unit.

"Kami memperkirakan ada peluang market-nya bisa lebih tinggi lagi dengan catatan tentunya situasi pandemi di Indonesia terkendali, sehingga harapan kami tidak ada pembatasan-pembatasan, ekonomi bisa bergerak," ungkapnya.

Tira menyampaikan pada awal tahun ini Gaikindo memprediksi penjualan otomotif di Indonesia sekitar 900 ribu dengan asumsi saat itu tidak akan ada perpanjangan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) oleh pemerintah.

Dalam perjalanannya, lanjut Tira, setelah beberapa bulan tahun 2022 berjalan, pemerintah akhirnya memutuskan memberikan perpanjangan insentif yang terbatas pada segmen mobil yang kelasnya di bawah Rp250 juta.

"Tapi insentif apapun dalam situasi ekonomi kita baru mulai recover dari kondisi terpuruk 2020 akibat pandemi COVID-19, itu sangat membantu sekali," ungkapnya.

Baca juga artikel terkait PENJUALAN MOBIL atau tulisan lainnya dari Dwi Aditya Putra

tirto.id - Bisnis
Reporter: Dwi Aditya Putra
Penulis: Dwi Aditya Putra
Editor: Intan Umbari Prihatin