Menuju konten utama

Aparat Kembali Upaya Bubarkan Massa Depan DPR Malam Ini

Pada sore hari, sejumlah artis maupun influencer seperti Denny Sumargo maupun Lucinta Luna sempat terlihat ikut demonstrasi depan Gedung DPR.

Aparat Kembali Upaya Bubarkan Massa Depan DPR Malam Ini
Suasana aksi di depan gerbang utama Gedung DPR, Jakarta Selatan, Sabtu (30/8/2025). tirto.id/Umay

tirto.id - Aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR terus berlangsung hingga Sabtu (30/8/2025) malam. Aparat keamanan terus berupaya membubarkan massa di lokasi.

Dalam pantauan Tirto pada Sabtu (30/8/2025) sore, influencer dan artis ikut dalam aksi massa di depan DPR seperti Denny Sumargo hingga Lucinta Luna.

"Jangan anarkis, jangan merusak fasilitas umum, nanti jadi aspirasinya enggak sampai," kata Denny saat di wawancara, Sabtu petang.

Sementara itu, Lucinta Luna berorasi dengan memanjat pagar untuk menunjukkan dukungannya kepada massa.

Luna menunjuk helm ojek online (ojol) yang dikenakannya menunjukkan bahwa aksi massa di depan gedung parlemen merupakan tindak lanjut dari tewasnya salah seorang pengemudi ojol.

Kemudian, sekitar pukul 18.00 WIB, beberapa massa mulai meninggalkan gerbang utama Gedung DPR/MPR RI. Sejumlah aparat kepolisian berupaya membubarkan massa, salah satunya menggunakan gas air mata.

"Polisi sudah mulai keluar," kata salah satu peserta aksi.

Massa lantas kabur ke arah Stadion Gelora Bung Karno. Beberapa tentara terlihat berupaya mengarahkan massa ke Jalan Gatot Subroto.

Sejumlah massa terpantau mengalami sesak nafas. Tim medis pun langsung memberikan penanganan kesehatan kepada para pedemo.

Situasi sempat mereda ketika pengamanan berubah menjadi TNI sebagai garis depan. Sejumlah anggota TNI berupaya menenangkan massa. Namun, beberapa kendaraan taktis (rantis) bersiaga dan mengarah kepada massa.

Akan tetapi, saat massa berupaya maju mendekati mobil rantis pada pukul 20.20 WIB, aparat kembali menembakkan gas air mata.

Para masa aksi berhamburan ke berbagai arah untuk menyelamatkan kan diri dari banyaknya tembakan gas air mata yang dilakukan oleh polisi.

Terlihat beberapa orang terjatuh bahkan pingsan. Beberapa orang juga langsung dibawa menggunakan motor menuju ambulance yang telah siaga di samping gedung Spark.

Beberapa masa aksi mengalami luka-luka. Mereka terkena ledakan gas air mata sebelum sempat melarikan diri.

Bahkan terdapat seorang demonstran yang kejang. Belum diketahui penyebabnya. Namun, tim medis terlihat langsung memberikan bantuan.

Diketahui, aksi masa di wilayah Jakarta terus berlangsung sejak Senin (25/8/2025). Aksi semakin ramai usai tewasnya Affan Kurniawan yang dilindas kendaraan taktis (rantis) Kamis (27/8/2025) lalu.

Masyarakat terutama para ojek online turun ke jalan untuk menunjukkan kemarahan terhadap pihak kepolisian yang telah menyebabkan kematian terhadap Affan.

Baca juga artikel terkait KEKERASAN POLISI TANGANI DEMO atau tulisan lainnya dari Auliya Umayna Andani

tirto.id - Flash News
Reporter: Auliya Umayna Andani
Penulis: Auliya Umayna Andani
Editor: Andrian Pratama Taher