Menuju konten utama

Apakah Hilal Terlihat Hari Ini, Berapa Tinggi, Cek Live di Mana?

Hari pertama puasa Ramadhan 1446 kemungkinan akan jatuh pada Sabtu (1/3). Simak prediksi dan perkembangan pemantauan hilal melalui live streaming.

Apakah Hilal Terlihat Hari Ini, Berapa Tinggi, Cek Live di Mana?
Petugas LDII NTB bersama BMKG Stasiun Geofisika Mataram dan Kanwil Kementerian Agama NTB memantau hilal Ramadhan melalui teleskop di pantai Loang Baloq, Mataram, NTB, Selasa (9/4/2024). Tim Gabungan Rukyatul Hilal 1 Syawal 1445 Hijriah di NTB menyatakan tidak dapat melihat hilal karena tertutup awan. ANTARA FOTO/Dhimas Budi Pratama/nz

tirto.id - Hilal penentu hari pertama puasa 1 Ramadhan 1446 Hijriah kemungkinan bisa terlihat pada Jumat (28/2/2025) hari ini. Namun penentuan awal puasa versi pemerintah masih harus melewati Sidang Isbat yang juga digelar Jumat hari ini pada petang. Masyarakat bisa mengecek situasi pemantauan hilal melalui live streaming.

Sidang Isbat digelar pemerintah untuk memastikan jatuhnya 1 Ramadhan 2025. Dalam penentuannya, pemerintah berpedoman pada metode hisab (perhitungan astronomi) dan rukyat (pemantauan). Terdapat sejumlah kriteria yang mesti dipenuhi dalam memastikan 1 Ramadhan 1446 H. Apa saja?

Apakah Hilal Ramadhan 2025 Terlihat Hari Ini & Berapa Tingginya?

Hisab dan rukyat menjadi metode dari pemerintah untuk menentukan 1 Ramadhan atau hari pertama puasa. Selain itu, pemerintah sejak 2022, juga berpedoman pada kriteria Menteri Agama Brunei, Indonesia, Malaysia, dan Singapura (MABIMS), untuk menentukan posisi bulan baru ideal.

Dalam kriteria MABIMS yang diputuskan sejak 2021, penentu awal bulan Hijriah ialah ketinggian hilal 3 derajat dan elongasi 6,4 derajat. Berdasarkan kriteria itu, ada tanda-tanda bahwa awal Ramadhan bisa dimulai pada Jumat (28/2/2025) petang hari ini atau dengan kata lain, puasa pertama terjadi besok pagi pada Sabtu (1/3/2025) .

Pasalnya berdasarkan data hisab Kementerian Agama (Kemenag) RI, ketinggian hilal di seluruh Indonesia pada Jumat (28/2/2025) sudah berada di atas ufuk antara 3° 5,91’ hingga 4° 40,96’. Sudut elongasi antara 4° 47,03’ hingga 6° 24,14’. Selanjutnya, Ijtimak terjadi pada Jumat (28/2/2025) hari ini sekitar pukul 07.44 WIB.

"Dengan kriteria ini, secara astronomi, ada indikasi kuat bahwa hilal akan terlihat (pada Jumat 28/2/2025). Namun, keputusan akhirnya kita tunggu berdasarkan hasil sidang isbat yang akan diumumkan Menteri Agama,” sebut Direktur Urusan Agama Islam dan Bina Syariah (Urais Binsyar) pada Ditjen Bimas Islam Kemenag, Arsad Hidayat dikutip dari laman Kemenag, Senin (10/2/2025).

Sejalan dengan itu, data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukan bahwa ketinggian Hilal di Indonesia saat matahari terbenam Jumat (28/2/2025) berkisar antara 3.02° di Merauke, Papua sampai dengan 4.69° di Sabang, Aceh.

Kemudian elongasi geosentris di Indonesia saat matahari terbenam pada Jumat (28/2/2025) berkisar 4.78° di Waris, Papua sampai dengan 6,4° di Banda Aceh, Aceh. Sedangkan ijtimak (konjungsi) terjadi pada Jumat, 28 Februari 2025 pukul 0.44.38 UT atau Jumat, 28 Februari 2025 M, pukul 7.44.38 WIB.

“Di wilayah Indonesia pada tanggal 28 Februari 2025, waktu Matahari terbenam paling awal adalah pukul 17.54.26 WIT di Waris, Papua dan waktu Matahari terbenam paling akhir adalah pukul 18.51.31 WIB di Banda Aceh, Aceh,” tulis BMKG dalam rilisnya Kamis (20/2/2025).

“Dengan memperhatikan waktu konjungsi 2 dan Matahari terbenam, dapat dikatakan konjungsi terjadi sebelum Matahari terbenam tanggal 28 Februari 2025 di wilayah Indonesia,” lanjut BMKG.

Di luar itu, salah satu organisasi masyarakat (ormas) Islam terbesar Indonesia, Muhammadiyah telah memutuskan bahwa puasa pertama Ramadhan 1446 H akan dimulai pada Sabtu (1/2/2025) pagi. Muhammadiyah hanya berpedoman pada metode hisab, tanpa rukyat.

Perhitungan astronomi Muhammadiyah sendiri mengacu pada hisab hakiki wujudul hilal. Berdasarkan kriterianya oleh Majelis Tarjih dan Tajdid, Muhammadiyah berpandangan hilal sudah terlihat pada Jumat (28/2/2025).

Tinggi bulan pada saat matahari terbenam di Yogyakarta (lokasi Muhammadiyah) pada Jumat (28/2/2025) ialah +04° 11¢ 08² (hilal sudah wujud). Pada saat matahari terbenam, Jumat (28/2/2025), seluruh wilayah Indonesia Bulan berada di atas ufuk (hilal sudah wujud). Sedangkan ijtimak jelang Ramadhan 1446 H pada Jumat (28/2/2025) terjadi pada pukul 07:46:49 WIB.

Live Streaming Pantauan Hilal Ramadhan 2025 di Mana?

Rukyatul hilal atau pemantauan hilal sebagai kriteria lain setelah hisab, akan melibatkan banyak pihak pada Jumat (28/2/2025). Yang terlibat itu ialah para ahli falak dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag dan Kemenag kabupaten/kota, serta bekerja sama dengan pengadilan agama, ormas, dan instansi terkait lainnya.

“Pemantauan hilal awal Ramadhan akan dilakukan di 125 titik se-Indonesia pada 28 Februari mendatang,” ujar Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag, Abu Rokhmad di Jakarta, lalu dikutip dari laman resmi Kemenag.

Hisab dan rukyat pemantauan hilal itu akan jadi dasar penentuan puasa melalui Sidang Isbat yang digelar di hari yang sama dengan pemantauan hilal. Untuk rukyat sendiri, pemantauan hilal akan dilakukan dari Aceh hingga Papua Barat. Jawa Timur merupakan wilayah dengan titik pemantauan terbanyak yaitu 29 titik, kedua Sumatra Barat dengan 19 titik, ketiga Jawa Barat sebanyak 11 titik.

Masyarakat bisa memantau perkembangan hasil pemantauan hilal melalui live streaming. Berikut ini tautan menyaksikan live streaming rukyatul hilal:

Link Live Streaming Pantauan Hilal Ramadhan 2025

Baca juga artikel terkait SUPPLEMENT CONTENT atau tulisan lainnya dari Dicky Setyawan

tirto.id - Edusains
Kontributor: Dicky Setyawan
Penulis: Dicky Setyawan
Editor: Fitra Firdaus