Apa Saja Manfaat Daun Sungkai & Khasiatnya Bagi Kesehatan Tubuh?

Kontributor: Muhammad Iqbal Iskandar, tirto.id - 22 Nov 2022 12:32 WIB
Dibaca Normal 1 menit
Menurut penelitian, secara empiris tanaman sungkai telah digunakan sebagai penurun demam, sakit gigi, dan malaria.
tirto.id - Tanaman sungkai atau Peronema canescens Jack merupakan tanaman khas dari Kalimantan dan Sumatera.

Dilansir dari laman Indonesia.go.id, tanaman ini merupakan tumbuhan asli dari Kalimantan tetapi bisa juga dijumpai di daerah Sumatera Barat, Bengkulu, Jambi, Sumatera Selatan, hingga Jawa Barat.

Tanaman ini dapat tumbuh di daerah tropis dengan curah hujan A sampai C. Bisa juga tumbuh di tanah kering atau sedikit basah pada ketinggian 0 mdpl hingga 600 mpdl.

Tanaman sungkai merupakan tanaman dengan jenis kayu-kayuan yang bisa mencapai tinggi hingga 20 sampai 30 meter dengan diameter batang mencapai 60 cm atau lebih. Tinggi batang yang tidak bercabang bisa mencapai 15 meter.

Tanaman sungkai memiliki batang yang berbentuk lurus dengan lekuk yang kecil. Kulit tanaman ini berwarna abu-abu atau sawo muda dengan alur dangkal mengelupas kecil-kecil dan tipis. Penampang kulit luarnya berwarna coklat, kuning, atau merah muda. Kayunya memiliki teras berwarna sawo muda dan rantingnya dipenuhi dengan bulu-bulu halus.

Manfaat daun sungkai untuk kesehatan


Menurut penelitian yang dilakukan oleh Yenni Okfrianti yang berjudul Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daun Sungkai (Peronema canescens Jack), secara empiris tanaman sungkai telah digunakan sebagai penurun demam, sakit gigi, dan malaria. Dalam penelitian sebelumnya juga telah dibuktikan bahwa tanaman sungkai memiliki efek antibakteri, antihiperuisemia yang bisa menurunkan kadar asam urat darah.

Daun dari tanaman sungkai memiliki senyawa bioaktif yang berupa triterpenoid, alkaloid, flavonoid, fenolik, steroid, dan saponin yang diyakini memiliki sifat antiokdsidan.

Menurut penelitian dari Madyawati Latief yang berjudul Antidiabetic Activity of Sungkai (Peronema canescens Jack) Leaves Ethanol Extract on the Male Mice Induced Alloxan Monohydrate, tanaman ini telah digunakan oleh masyarakat suku Dayak untuk mengobati flu, demam, cacingan, dan obat kumur untuk mencegah penyakit gigi.

Tanaman ini juga terbukti memiliki kandungan yang bersifat antimalaria, antiplasmodium, antibakteri, analgesik, dan immunomodulator. Kandungan flavonoid dalam tanaman Sungkai berfungsi untuk meningkatkan produksi enzim antioksidan.

Kandungan tannin di dalamnya juga berperan sebagai zat antibakteri dan anti radikal bebas. Selain itu, kandungan saponin di dalam tanaman Sungkai juga berperan dalam menurunkan kadar gula darah setelah diuji kepada tikus yang diinjeksikan diabetes.

Di wilayah Sumatera Selatan dan Lampung, daun sungkai biasa digunakan sebagai obat demam. Sementara suku Serawai Bengkulu biasanya menggunakan daun tersebut sebagai obat memas. Sedangkan suku Lembak Bengkulu biasa menggunakan daun sungkai yang muda untuk menurunkan panas, malaria, dan menjaga kesehatan secara umum.

Dari penelitian yang dilakukan oleh Subandrate yang berjudul Produksi Teh Daun Sungkai sebagai Minuman Imunostimulator, ekstrak etanol dari daun sungkai dapat meningkatkan jumlah leukosit sebanyak 36% yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh dan mencegah infeksi.


Baca juga artikel terkait LIFESTYLE atau tulisan menarik lainnya Muhammad Iqbal Iskandar
(tirto.id - Kesehatan)

Kontributor: Muhammad Iqbal Iskandar
Penulis: Muhammad Iqbal Iskandar
Editor: Nur Hidayah Perwitasari

DarkLight