Apa Itu Angin Tornado & Mengapa Sering Terjadi Badai di Amerika?

Penulis: Alexander Haryanto - 13 Des 2021 15:21 WIB
Dibaca Normal 2 menit
Berikut adalah pengertian tornado dan alasan mengapa Amerika Serikat sering dilanda badai.
tirto.id - Baru-baru ini, Amerika Serikat, tepatnya di Kentucky dan beberapa wilayah lainnya dihantam badai tornado. Menurut Gubernur Andy Beshear, kemungkinan korban tewas mencapai 100 jiwa.

Andy mengatakan, peristiwa itu adalah tornado paling dasyat dalam sejarah negara bagian. Sedangkan Presiden AS Joe Biden mengatakan, badai itu kemungkinan akan menjadi "salah satu wabah tornado terbesar" dalam sejarah Paman Sam.

“Ini adalah tragedi, dan kami masih belum tahu berapa banyak nyawa yang hilang dan tingkat kerusakan sepenuhnya,” kata Biden seperti dikutip The Sunday Times.

Ketika ditanya apakah perubahan iklim menjadi faktor pemicu badai, Joe Biden mengatakan: "Saya tidak bisa mengatakannya." Akan tetapi, Biden akan meminta Badan Perlindungan Lingkungan pemerintah menyelidiki pertanyaan itu.


Apa Itu Badai Tornado?

Laman Britannica menyebutkan, tornado adalah udara yang berputar dengan keras, kemudian berkembang di dalam awan konvektif dan bersentuhan dengan tanah.

Dalam berbagai peristiwa, tornado sering terjadi dan dihubungkan dengan badai petir selama musim semi dan musim panas di pertengahan garis lintang belahan bumi utara dan selatan.

Pusaran-pusaran atmosfer ini dapat menghasilkan angin terkuat dengan kecepatan sekitar 500 km per jam. Oleh sebab itu, ketika tornado menyerang rumah penduduk maka bisa menyebabkan kehancuran yang luar biasa, bahkan menelan korban jiwa, terutama akibat puing-puing yang beterbangan dan bangunan runtuh.

Akan tetapi, kebanyakan peristiwa tornado relatif lemah dan terjadi di daerah yang tidak padat penduduk sehingga kerusakan yang diakibatkan tidak terlalu parah.

Ilustrasi angin tornado
Ilustrasi angin tornado. AP Photo/Orlin Wagner


Mengapa Amerika Sering Dilanda Tornado?

Amerika memang dikenal sebagai negara di dunia yang sering dilanda badai tornado. Lantas, apa yang membuat negara itu sering dilanda tornado?

Seperti dikutip The Atlantic, lebih dari 1.000 angin puting beliung terjadi di Amerika Serikat setiap tahunnya. Bahkan jumlahnya lebih banyak daripada negara lain. Sedangkan Kanada, menurut Pusat Informasi Lingkungan Nasional, terjadi sekitar 100 tornado per tahun.

Menurut seorang ilmuwan di Laboratorium Badai Parah Nasional, Harold Brooks, Amerika Serikat menjadi negara yang sering dilandai badai tornado karena kehadiran Pegunungan Rocky dan Teluk Meksiko.

Pegunungan Rocky dan Teluk Meksiko itu bisa menciptakan tiga kondisi untuk jenis badai petir hebat yang bisa menghasilkan tornado:

  • Udara hangat dan lembat pada tingkat rendah
  • Udara sejuk dan kering di ketinggian
  • Angin horizontal yang meningkat dengan ketinggian dari bawah ke atas—dan berubah arah, sehingga bertiup dari ekuator pada tingkat rendah, dan dari barat tinggi.

Tornado
Mobil yang rusak berada di seberang jalan dari Graves County Courthouse, Minggu, 12 Desember 2021, di Mayfield, Ky. (AP Photo/Mark Humphrey)


Atas hal itu, maka terjadi pula sebagai berikut:

  • Angin dari Selatan membawa udara hangat dan lembab dari Teluk pada tingkat rendah di bagian timur Amerika Serikat.
  • Angin dari Barat membawa udara ke atas Pegunungan Rocky dan Gurun Tinggi di Barat Daya, membuat udara itu kering dan sejuk.
  • Karena rotasi bumi, maka angin hampir selalu muncul dari arah Barat.

Brooks menjelaskan, hal tersebut cukup membantu menjelaskan mengapa garis lintang tengah dunia antara 30 derajat dan 50 derajat Utara atau Selatan menjadi tempat yang sering mengalami tornado.

Menurut situs NCEI, itu adalah wilayah di mana udara kutup yang dingin bertemu dengan udara subtropis yang lebih hangat sering menghasilkan presipitasi konvektif di sepanjang batas yang bertabrakan.


Baca juga artikel terkait BADAI TORNADO atau tulisan menarik lainnya Alexander Haryanto
(tirto.id - Sosial Budaya)

Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya

DarkLight