Menuju konten utama

Anies Klaim Tambah Rumah Sakit Rujukan COVID-19, Total Jadi 100

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah menambah rumah sakit rujukan COVID-19 sehingga berjumlah 100.

Anies Klaim Tambah Rumah Sakit Rujukan COVID-19, Total Jadi 100
Konferensi Pers Kebijakan Pemprov DKI Jakarta Terkait Penanganan Covid-19, Jakarta 9/9/2020. Instagram/DKI Jakarta.

tirto.id -

Gubernur Jakarta Anies Baswedan mengklaim telah menambah beberapa Rumah Sakit rujukan COVID-19 di DKI. Sehingga saat ini Jakarta memiliki 100 Rumah Sakit rujukan COVID-19.

Berdasarkan data yang dihimpun Tirto per 22 September 2020, jumlah Rumah Sakit rujukan COVID-19 di DKI sebanyak 67. Berarti, Anies telah menambahkan sebanyak 33 Rumah Sakit rujukan COVID-19.

"Sekarang ada tambahan Rumah Sakit, sehingga kita saat ini ada sekitar 100 rumah sakit rujukan [COVID-19] yang bisa digunakan," kata Anies di Gedung Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (30/9/2020).

Penambahan dilakukan lantaran beberapa waktu lalu kapasitas tempat tidur jumlah Rumah Sakit Jakarta nyaris habis.

Dengan adanya penambahan jumlah Rumah Sakit, Anies mengimbau kepada warga yang memiliki gejala sedang atau berat harus dilakukan perawatan.

Kemudian Anies juga mengimbau kepada Jakarta yang memiliki gejala rendah COVID-19 atau Orang Tanpa Gejala (OTG), tidak boleh melakukan isolasi mandiri di rumah, tetapi di fasilitas pemerintah yang telah disiapkan.

Sebab jika melakukan isolasi mandiri di rumah, dikhawatirkan akan terjadi penularan di keluarga maupun lingkungan tempat tinggal.

Isolasi mandiri di fasilitas kesehatan milik pemerintah merupakan upaya untuk memutus mata rantai.Saat ini, pemerintah telah menyiapkan Wisma Atlet dan Hotel untuk warga melakukan isolasi mandiri.

Lalu menambahkan tiga tempat lagi di Graha Wisata Ragunan, Jakarta Selatan; Graha Wisata Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur; dan Pusat Kajian dan Pengembangan Islam Jakarta (Jakarta Islamic Centre).

"Intinya, bahwa setiap warga yang terpapar dan terinfeksi COVID-19, dia harus melakukan isolasi mandiri dan ini bisa dikerjakan sendiri atau isolasi lewat fasilitas pemerintah. Tapi tidak dikerjakan tanpa pengendalian," terangnya.

Baca juga artikel terkait PANDEMI COVID-19 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Kesehatan
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Maya Saputri