Menuju konten utama

Amien Rais: Jangan Sampai PAN Bergabung ke Koalisi Jokowi

Amien Rais memperingatkan PAN agar tidak bergabung dengan koalisi Jokowi-Maruf Amin. 

Amien Rais: Jangan Sampai PAN Bergabung ke Koalisi Jokowi
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan bersama Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais dan Ketua Umum Partai Idaman Rhoma Irama tiba di lokasi Rakernas PAN di Jakarta, Kamis (9/8/2018). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

tirto.id - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais berharap partainya tak tergiur dengan tawaran untuk bergabung dengan koalisi Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

Amien meminta PAN di bawah kepemimpinan Zulkifli Hasan tetap menjadi oposisi pada pemerintahan Jokowi di periode berikutnya.

"Sama, jangan sampai [PAN] bergabung [koalisi Jokowi]," tutur Amien di kawasan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (15/9/2019).

Amien Rais juga mewanti-wanti semua partai politik yang pernah mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno agar tak tergiur dengan iming-iming mendapatkan kursi kekuasaan.

"Kalau demokrasi tanpa oposisi itu demokrasi bohong-bohongan jadi demokrasi bodong, wong demokrasi enggak ada oposisi gitu," ujar Amien.

Menurut Amien, dalam demokrasi diperlukan adanya kelompok yang melakukan mekanisme pengawasan dan penyeimbang (check and balance) jalannya pemerintahan.

Anggota Dewan Kehormatan PAN Djarat Wibowo menambahkan sampai saat ini 34 DPW solid menyatakan diri untuk berada di luar pemerintah alias oposisi.

"Ya saya buka tipe orang yang suka klaim ya. Tapi yang jelas mereka sudah komunikasi dengan semua pihak. Dan Insyaallah lebih banyak yang ingin tetap di oposisi," kata Drajat.

Namun, DPP PAN sendiri belum menentukan sikap resmi akan bergabung di koalisi Indonesia Kerja atau menjadi oposisi di pemerintahan 2019-2024. Keputusan itu baru terjawab saat mereka menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pada Juli atau Agustus 2019.

Sekretaris Jenderal PAN Eddy Soeparno mengatakan, dalam Rakernas nanti mereka akan mempertimbangkan arah politik mereka selama lima tahun mendatang.

"Rakernas akhir Juli atau awal Agustus, nanti kami infokan," tutur Eddy.

Baca juga artikel terkait PARTAI OPOSISI atau tulisan lainnya dari Bayu Septianto

tirto.id - Politik
Reporter: Bayu Septianto
Penulis: Bayu Septianto
Editor: Alexander Haryanto