Menuju konten utama

Alasan Golkar Siap Usung Airlangga Jadi Cawapres Jokowi

"Partai Golkar akan konsisten dukung Pak Jokowi," kata Ace.

Alasan Golkar Siap Usung Airlangga Jadi Cawapres Jokowi
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto memberikan pernyataan jelang Pilkada serentak di Kantor DPP Golkar, Jakarta, Senin (25/6/2018). ANTARA FOTO/Wahyu Putro A

tirto.id - Partai Golkar tetap akan mengusung Joko Widodo (Jokowi) di Pilpres 2019, meskipun telah memenangi 91 daerah atau 53,22 persen dari 171 daerah yang menyelenggarakan Pilkada serentak 2018.

"Partai Golkar akan konsisten dukung Pak Jokowi," kata Ketua DPP Golkar, Ace Hasan Syadzily saat dihubungi, Senin (2/7/2018).

Akan tetapi, Ace menyatakan, partainya siap mengusung Ketua Umum Golkar, Airlangga Hartarto sebagai cawapres pendamping Jokowi.

"Soal Cawapres kita serahkan kepada Pak Jokowi dan dibicarakan dengan partai politik koalisi pendukung pemerintah. Namun memang ada dorongan dan aspirasi yang kuat untuk menjadikan Pak Airlangga Hartarto untuk menjadi pendamping Pak Jokowi," kata Ace.

Hanya saja, saat ditanya apakah nama Airlangga sudah disampaikan ke Jokowi atau belum, Ace tidak menjawab.

Perolehan kemenangan Golkar di Pilkada 2018 menjadi nomor dua tertinggi di antara partai koalisi pendukung Jokowi lainnya, setelah Nasdem. Untuk tingkat provinsi, mereka menang di 9 provinsi atau lebih sedikit 1 provinsi dari Nasdem dan unggul dari PDIP yang hanya memperoleh 4 provinsi.

Sosok Airlangga Hartarto memang telah dimunculkan Golkar sejak Rakornas pada Maret lalu. Saat itu, Ketua Dewan Pembina Golkar, Aburizal Bakrie memberi isyarat Airlangga cocok sebagai pendamping Jokowi.

Tidak cuma itu, Airlangga pun kini aktif mengampanyekan gerakan Golkar Jokowi (GoJo) untuk Pilpres 2019. Ia juga sempat bertemu dengan presiden Indonesia itu pada Maret lalu, di Istana Bogor.

Saat itu, Jokowi memakai kaos berwarna kuning yang merupakan warna bendera partai Golkar. Sementara Airlangga memakai kaos berwarna putih yang identik dengan warna seragam kabinet Jokowi.

Sampai saat ini, Jokowi belum menentukan cawapres pendampingnya, meskipun telah ada beberapa nama yang mencuat. Di antaranya adalah Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum PPP, Romahurmuzy.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari M. Ahsan Ridhoi

tirto.id - Politik
Reporter: M. Ahsan Ridhoi
Penulis: M. Ahsan Ridhoi
Editor: Alexander Haryanto