Menuju konten utama

Adu Lantang Massa Pro & Kontra Hasil Pemilu 2024 di Kantor KPU

Dua kelompok massa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor KPU. Rekapitulasi suara masih terus berlanjut.

Adu Lantang Massa Pro & Kontra Hasil Pemilu 2024 di Kantor KPU
Barisan massa yang pro terhadap hasil Pemilu. (Tirto.id/ Fransiskus Adryanto Pratama)

tirto.id - Dua kelompok massa pro dan kontra hasil Pemilu 2024 mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/3/2024). Dua kelompok massa itu berdemonstrasi dengan dibatasi pembatas oleh aparat keamanan. Sebagai antisipasi, ribuan aparat keamanan berseragam hitam yang dilengkapi dengan senjata laras panjang tampak bersiaga di antara pembatas kedua massa.

Massa pendukung hasil Pemilu 2024 berdemonstrasi di sisi barat Kantor KPU, sedangkan barisan massa kontra hasil Pemilu 2024 berkumpul di sisi timur. Kedua kelompok massa juga tampak membawa beragam atribut aksi untuk menyuarakan pendapat mereka.

Lantaran lokasinya berdekatan, suara para orator dari kedua kelompok terdengar saling bersahutan.

Massa yang kontra turut mendendangkan lagu Bongkar karya musisi legendaris Iwan Fals. Mereka menyatakan penolakannya atas hasil pemilu yang dinilai curang. Mereka juga menuntut agar pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka didiskualifikasi. Selain itu, mereka sekaligus menyuarakan dukungannya atas hak angket DPR RI dan pemakzulan Presiden Joko Widodo.

Di sisi lain, massa yang pro hasil Pemilu 2024 meminta agar rakyat tidak terprovokasi dengan isu pemilu curang.

Aksi demo kedua kelompok massa tersebut terjadi ketika KPU tengah menggelar rapat pleno rekapitulasi hasil perolehan suara Provinsi Papua dan Papua Pegunungan.

Pengumuman Hasil Pemilu Sore Ini

Komisioner KPU RI Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilu, dan Partisipasi Masyarakat, August Mellaz, mengatakan bahwa pengumuman hasil Pemilu 2024 akan dilaksanakan pada hari ini, Rabu (20/3/2024) usai buka puasa.

"Mungkin kalau definitifnya kemungkinan pasca, kita ambil jeda sampai menjalankan ibadah puasa ya. Waktu berbuka, semacam itu," kata Mellaz di Kantor KPU RI, Rabu (20/3/2024).

Mellaz mengatakan usai rekapitulasi dua provinsi terakhir, KPU masih perlu melakukan pemeriksaan dokumen. KPU akan mencermati setiap dokumen yang menjadi prasyarat sebelum hasil Pemilu 2024 diumumkan.

"Mungkin ada kebutuhan waktu di kami untuk melakukan pencermatan ataupun pemeriksaan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Karena sebagaimana yang disampaikan oleh ketua KPU semalam, nanti penetapan itu SK-nya secara keseluruhan," kata dia.

Proses rekapitulasi suara dua provinsi terakhir tersebut dilaksanakan dalam satu panel. Rekapitulasi pertama akan dilakukan kepada Provinsi Papua Pegunungan dan kemudian dilanjutkan Provinsi Papua Induk. Mellaz beralasan bahwa petugas KPU Papua Pegunungan tiba terlebih dahulu.

Sementara itu, Polri mengerahkan ribuan personel untuk mengamankan jalannya proses rekapitulasi suara tingkat nasional di kantor KPU hari ini.

"1.910 personel dikerahkan untuk pengamanan di KPU hari ini," kata Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Ipda Ruslan, saat dikonfirmasi reporter Tirto, Rabu (20/3/2024).

Ruslan mengatakan, ribuan personel itu dikerahkan juga karena adanya aksi demo yang dilakukan di depan Kantor KPU. Bahkan, aksi demo juga masih akan terjadi di depan Gedung DPR RI.

"Izinnya sudah masuk di Polda Metro Jaya. Demo di dua lokasi itu (KPU dan DPR)," tutur Ruslan.

Baca juga artikel terkait HASIL PEMILU 2024 atau tulisan lainnya dari Fransiskus Adryanto Pratama

tirto.id - Flash news
Reporter: Fransiskus Adryanto Pratama
Penulis: Fransiskus Adryanto Pratama
Editor: Fadrik Aziz Firdausi