23 Presenter TV Rilis Mars 3 Wajib Iman, Aman, Imun Cegah Covid-19

Oleh: Yulaika Ramadhani - 29 Oktober 2020
Dibaca Normal 1 menit
Aman, Iman, Imun merupakan salah satu materi kampanye pencegahan penularan covid yang menggabungkan tiga wajib dalam satu rangkaian aktivitas masyarakat.
tirto.id - Sebanyak 23 presenter televisi merilis video klip mars 3 Wajib, Aman, Iman dan Imun, sebuah lagu yang berisi ajakan menjalani hidup sehat dalam melawan penyebaran Covid-19 pada Rabu (28/10/2020).

Aman, Iman, Imun merupakan salah satu materi kampanye pencegahan penularan covid yang menggabungkan tiga wajib dalam satu rangkaian aktivitas masyarakat.

Dalam situasi pandemi, publik diajak selalu dekat dengan Tuhan Yang Maha Esa, menjalankan protokol kesehatan 3M yakni memakai masker, menjaga jarak dan menghindari kerumunan serta mencuci tangan pakai sabun.

Wajib ketiga adalah menjaga imunitas tubuh sehingga tidak gambang terserang penyakit. Hal ini bisa dilakukan dengan istirahat yang cukup serta makan makanan bergizi dan seimbang.

Para presenter menyanyikan lagu di studio siaran masing masing untuk kemudian dikolase dalam sebuah videoklip berdurasi 1 menit dan 13 detik. Videoklip ini disutradarai oleh Dody Isnaini, anggota Grup Kahitna yang sekaligus pencipta lagu.


Dua puluh tiga presenter tersebut bekerja di televisi swasta maupun TVRI yang bersiaran secara nasional, yaitu antara lain Metro TV, TV One, Kompas TV, Net TV, Inews TV, CNN Indonesia, SCTV, Indosiar, Beritasatu TV, Jak TV, RTV dan MNC TV.

Lagu yang diciptakan atas permintaan Ketua Satgas tersebut, tidak murni mars, tetapi ada sedikit sentuhan pop agar mudah dinyanyikan masyarakat. Hal ini dijelaskan Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Doni Monardo dan para presenter, Rabu malam (28/10/2020).

Kalau mendengar lirik lagu “tidur cukup itu pasti”, aja, terasa di situ sentuhan popnya. Jadi kalau boleh saya mengatakan ini mars pop. Setelah lagu disetujui, saya melakukan rekrutmen terbuka lewat Instagram. Ada Friska, Kompas TV yang pertama respons Lalu muncul ide baagaimana kalo news anchor saja yang nyanyi,” kata Dodi sebagaimana dijelaskan dalan siaran pers Satgas Covid.

Ia juga menjelaskan, alasan kenapa news anchor adalah karena mereka ini yang ada di bagian terdepan penyampaian informasi ke publik.

“Mereka sangat di kenal di samping artis. Artis nyanyi mungkin biasa, tetapi kalau presenter berita menyanyi jadi kejutan, menarik perhatian sehingga masyarakat bisa merasa ikut dan terajak,” tuturnya.


Sementara itu, untuk keperluan rekaman, Dody sampai mendatangi satu per satu presenter dengan membawa sendiri perlengkapan rekaman dan menerapkan protokol kesehatan agar benar-benar aman dan terhindar dari penularan Covid.


Ia menceritakan, dari rencana hanya Senin dan Selasa, ternyata rekaman dan pengambilan video memakan waktu lima hari dari Senin sampai Jumat.

“Berita baiknya, para presenter itu suaranya bagus dan pandai menyanyi,” kata Dody seraya meminta masyarakat menunggu posting penampilan masing-masing presenter di media sosial dalam waktu dekat.


Dengan para presenter yang telah dikenal oleh para pemirsa televisi, lagu mars ini akan bisa lebih akrab di telinga masyarakat dan lebih utama pesan di dalamnya mau dijalankan.

Apa yang dilakukan teman-teman presenter merupakan bagian bela negara. Yang namanya pahlawan bukan hanya mereka yang mengangkat senjata. Ketika sekarang kita sedang menghadapi ancaman covid-19, maka para dokter, petugas medis, dan juga presenter yang berjuang untuk menyelamatkan bangsa dari ancaman covid-19 adalah juga pahlawan,” kata Doni.

Para presenter mengaku senang dan bangga bisa ikut terlibat dalam pembuatan lagu Mars Iman-Aman-Imun. Ada keseruan yang dirasakan ketika diminta untuk pengambilan suara dan video.

Saya berharap apa yang kami lakukan bisa memberikan kontribusi kepada upaya besar kita untuk melawan penyebaran covid-19,” kata Widya, presenter program Newsline di Metrotv.


____________________

Artikel ini diterbitkan atas kerja sama Tirto.id dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

Baca juga artikel terkait KAMPANYE COVID-19 atau tulisan menarik lainnya Yulaika Ramadhani
(tirto.id - Kesehatan)

Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Agung DH
DarkLight