Menuju konten utama
Arus Mudik 2023

15.246 Kendaraan dari Arah Jakarta Masuk Gerbang Kalikangkung

Angka ini lebih rendah dari hari sebelumnya yakni mencapai 16.411 kendaraan. Puncak arus mudik Tol Kalikangkung diprediksi terjadi pada 18-19 April. 

15.246 Kendaraan dari Arah Jakarta Masuk Gerbang Kalikangkung
Foto udara suasana antrean kendaraan pemudik dari arah Jakarta yang akan memasuki Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/4/2022). ANTARA FOTO/Aji Styawan/YU

tirto.id - Sebanyak 15.246 kendaraan tercatat melintas dari arah barat atau Jakarta menuju Jawa Tengah melalui gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada Senin, sejak pukul 06.00 hingga 16.00 WIB.

Melansir Antara, Kepala Pos Pengamanan Gerbang Tol Kalikangkung Iptu Rudyanto mengatakan jumlah tersebut sedikit lebih rendah dibanding periode yang sama hari sebelumnya yang mencapai 16.411 kendaraan.

Adapun total kendaraan dari arah Jakarta yang masuk ke Semarang melalui Kalikangkung pada Minggu (16/4) tercatat mencapai 30.021.

Sementara Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol.Ahmad Luthfi mengatakan dalam beberapa hari terakhir peningkatan arus kendaraan dari arah barat yang masuk Jawa Tengah melalui jalur ternyata belum terlalu signifikan.

"Rata-rata hariannya naik 6 persen dibanding normal. Paling tinggi hari Minggu kemarin yang mencapai 42 persen," katanya.

Oleh karena itu, ia meminta seluruh jajaran kepolisian di Jawa Tengah mengantisipasi lonjakan yang diperkirakan mulai terjadi besok.

Ia meminta pemudik menyiapkan fisik dan kendaraan yang digunakan untuk perjalanan mudik.

"Kalau lelah istirahat karena Jawa Tengah ini titik lelah pemudik," katanya.

Sebelumnya, PT Jasamarga Semarang Batang memperkirakan jumlah kendaraan yang akan masuk ke Jawa Tengah melalui Gerbang Tol Kalikangkung Semarang pada arus mudik Lebaran tahun ini diperkirakan mencapai 636.418 unit.

Puncak arus mudik di gerbang Tol Kalikangkung diperkirakan terjadi antara 18 hingga 19 April 2023.

Baca juga artikel terkait ARUS MUDIK 2023

tirto.id - Sosial budaya
Sumber: Antara
Editor: Restu Diantina Putri