tirto.id - Yayasan Media Berkat Nusantara mengaku bahwa pihaknya memang belum mencairkan dana mitra dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Kalibata milik Ira Mesra Destiawati (59). Hal ini karena, yayasan menganggap bahwa data-data pendukung untuk pencairan dari mitra masih kurang.
“Cuma intinya bahasanya begini, kalau kita mau klaim, dipastikanlah datanya cukup. Data cukup aja belum tentu data itu valid,” ujar Kuasa Hukum Yayasan Media Berkat Nusantara, Timoty Ezra Simanjuntak, dalam konferensi pers di Kalibata, Jakarta Selatan, pada Jumat (25/4/2025).
Meskipun demikian, Timoty mengatakan pihaknya berjanji untuk mencairkan asalkan didukung dengan data yang cukup dan valid. Termasuk, kata dia, dengan angka-angka yang bisa dipertanggungjawabkan oleh pihak mitra.
“Karena ketika kami bayar, yang kena banyak. Subjek hukumnya bukan hanya mitra, kami yang memegang uang ini yang repot, kami bertanggungjawab ke BGN. Jadi kalau bertanya apa, ya berarti operasional, dari per semuanya, poin-poin dari pembelian bahan, pembelian transportasi, dan segala macamnya, ya semua sampai selesai,” terangnya.
Di sisi lain, dia menilai langkah yang diambil mitra MBG juga terlalu gegabah dengan membawa persoalan ke ranah hukum. Padahal, pihak yayasan menganggap masalah tersebut bisa diselesaikan lewat komunikasi.
“Makanya kita menyayangkan dari Ibu Ira, menurut saya terlalu gegabah untuk melanjutkan proses hukum seperti ini,” ujarnya.
Terkait tudingan adanya niat jahat dari pihak yayasan yang ingin menggelapkan dana, Timothy menyebut hal itu tak berdasar. Sebab, jika yayasan berniat jahat, sejak awal masalah muncul bisa saja kami batalkan semua.
“Tapi kan kami ngejaga ini proyek nasional. Jangan sampai karena ada perbedaan pendapat yang menurut kami masih bisa di-takeover, jadi rusak susu sebelanga,” katanya.
Penulis: Rahma Dwi Safitri
Editor: Bayu Septianto
Masuk tirto.id

































