Menuju konten utama

Warga Subang Mulai Alami Krisis Air Bersih Dampak Kemarau

Krisis air bersih setiap musim kemarau memang selalu terjadi di sejumlah wilayah, khususnya di wilayah selatan dan utara Subang.

Warga Subang Mulai Alami Krisis Air Bersih Dampak Kemarau
BPBD Kabupaten Subang bekerjasama dengan PDAM Tirta Rangga, mensuplai langsung air bersih menggunakan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang dilanda krisis air bersih di wilayah Kabupaten Subang. (Sumber: Subang Info_)
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Intensitas hujan di wilayah Kabupaten Subang, Jawa Barat sudah mulai menurun. Bahkan sejumlah wilayah di Pantura Subang sudah tidak merasakan lagi adanya hujan turun sejak sebulan terakhir, yang dirasakan setiap harinya saat ini hanyalah cuaca panas yang sangat menyengat.

Hal tersebut berdampak pada berkurangnya pasokan air bersih maupun irigasi pertanian, seiring dengan memasuki kemarau panjang dampak dari fenomena El Nino Godzila.

Sejumlah wilayah di Kabupaten Subang saat ini mulai mengalami krisis air bersih, fenomena ini kerap terjadi saat musim kemarau tiba, hingga memicu kekeringan sumur dan penurunan debit air.

Warga di daerah rawan, seperti Kecamatan Dawuan, Sukasari Ciater, Pusakanagara, Legonkulon, Blanakan, sudah mulai merasakan sulitnya mendapatkan air bersih.

Guna mengantisipasi krisis air bersih, Pemerintah Kabupaten Subang dan berbagai pihak telah melakukan langkah penanganan darurat hingga jangka panjang.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Subang, Enda, menjelaskan fenomena krisis air bersih setiap musim kemarau memang selalu terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Subang, khususnya di wilayah selatan dan utara Subang.

Namun, pihaknya sejak tahun lalu sudah berupaya upaya untuk mengatasi kondisi tersebut, dengan penanganan langsung dan jangka panjang.

"Penanganan langsung, tentunya dengan suplai air bersih bekerjasama dengan PDAM Tirta Rangga, menyuplai langsung air bersih menggunakan mobil tangki ke sejumlah wilayah yang dilanda krisis air bersih," kata Enda, Senin (22/6/2026).

Sementara untuk penanganan jangka panjang, BPBD bekerja sama dengan BNPB melakukan program pengeboran sumber air bersih di sejumlah titik daerah di Kabupaten Subang yang rawan krisis air bersih.

"Program pengeboran sudah dilakukan di sepuluh titik yang benar-benar terdampak krisis air bersih seperti di wilayah Pantura Sukasari, Ciasem, Ciater Jalancagak, Kasomalang, Cijambe Cipunagara, Legonkulon, Pamanukan hingga Pusakanagara," ucapnya.

Lebih lanjut, Enda menambahkan bahwa fakta di lapangan, krisis air bersih seperti di Desa Palasari, Ciater, terjadi karena intensitas hujan sudah mulai berkurang.

"Warga seperti di desa Palasari Ciater, selama ini memanfaatkan sumber mata air, saat kemarau mata air surut bahkan kering, sehingga terjadi krisis air bersih dan rutin kami suplai menggunakan tangki air dari PDAM," katanya.

Enda mengatakan berdasarkan prediksi BMKG, musim kemarau panjang dampak EL Nino Godzila terjadi sepanjang Juli hingga September 2026.

"Kami imbau masyarakat untuk senantiasa menghemat air, mengingat bulan depan kemarau panjang mulai berlangsung hingga September 2026 mendatang," ucapnya.

Sementara itu, Rahmawati, warga Sukasari mengaku kondisi air sumur saat ini di wilayahnya sudah sangat sulit didapat.

"Biasanya nyalain jet pump air langsung mengalir, tapi sekarang saat nyalain jet pump air tak langsung keluar, harus dipancing terlebih dahulu hingga 15-20 menit baru keluar air," kata Rahma, Senin(22/6/2026).

Fenomena ini sebenarnya selalu terjadi setiap musim kemarau, namun mereka tak bisa berbuat banyak.

"Ya...walaupun air nya asin, tetap kami manfaatkan air ini, karena tak ada air lain untuk MCK, sementara untuk air minum selama ini kami beli air kemasan galon," ucapnya.

Rahma berharap adanya suplai air bersih dari Pemkab Subang untuk masyarakat yang mengalami krisis air bersih, apalagi di musim kemarau.

"Kami berharap, adanya suplai air bersih dari BPBD saat musim kemarau yang mungkin puncaknya akan terjadi pada Agustus hingga Oktober," pungkasnya.

===============

Subang Info adalah akun IG City Info yang merupakan bagian dari #KolaborasiJangkarByTirto.

Baca juga artikel terkait MUSIM KEMARAU atau tulisan lainnya dari Subang Info

tirto.id - Flash News
Kontributor: Subang Info
Penulis: Subang Info
Editor: Bayu Septianto