Menuju konten utama

Wapres Belum Tahu Kabar Hakim MK Kena OTT KPK

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku belum mendengar informasi mengenai tertangkapnya salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Wapres Belum Tahu Kabar Hakim MK Kena OTT KPK
Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba di rumah duka mantan Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad di kawasan Jalan Brawijaya, Jakarta Jakarta, Minggu (11/12). ANTARA FOTO/Reno Esnir.

tirto.id - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku belum mendengar informasi mengenai tertangkapnya salah seorang Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"OTT saya belum dengar itu. Mudah-mudahan tidak terjadi," kata Wapres di Jakarta, Kamis (26/1/2017), seperti dikutip dari Antara.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membenarkan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta terkait dengan lembaga penegak hukum.

"Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini terkait dengan lembaga penegak hukum. Perkembangan lebih lanjut akan kami sampaikan pada hari ini," kata Ketua KPK Agus Rahardjo melalui pesan singkat yang diterima di Jakarta.

Sebelumnya beredar informasi di kalangan awak media bahwa seorang hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar terkena OTT di sebuah hotel di kawasan Tamansari, Jakarta Barat.

Selain itu, rumah Patrialis Akbar yang berada di kawasan Jatinegara, Jakarta Timur juga sedang digeledah oleh penyidik KPK.

MK sendiri menurut informasi yang beredar di awak media akan melakukan konferensi pers Kamis siang pukul 13.00 WIB di gedung MK.

Namun, belum diketahui apa maksud MK menggelar konferensi pers tersebut.

Isu ini muncul di permukaan tersebut terkait sengketa Undang-Undang yang tengah ditanganinya. Sayangnya mengenai detail perkara tersebut hingga kini belum ada kepastian baik dari MK maupun KPK.

Ketua MK Arief Hidayat juga belum memberikan keterangan lebih detil perihal OTT tersebut. " Saya sendiri sudah mendengar hal itu. Tapi belum bisa berkata banyak karena baru sekarang ada pertemuan saya dengan para hakim MK lainnya," jelas Arief Hidayat saat dikonfirmasi oleh Tirto.id, Kamis, (26/01/2017).

Ikhwal isu ini muncul di permukaan tersebut terkait sengketa Undang-Undang yang tengah ditanganinya. Sayangnya mengenai detail perkara tersebut hingga kini belum ada kepastian baik dari MK maupun KPK. Arief menjelaskan kala kabar ini terdengar sampai di telinganya, ia tengah berada di Semarang untuk memberikan kuliah umum hukum di Universitas 17 Agustus Semarang.

Selain itu, Arief menjelaskan bahwa setiap Hakim MK jarang ada yang menyinggung hal-hal pribadi, termasuk kegiatan di luar pekerjaannya di hakim MK. Oleh karena itu, usai putusan terkait sengketa undang-undang yang ditangani antar Hakim MK biasanya langsung pulang ke rumahnya masing-masing.

Setali tiga uang dengan Prof. Arief Hidayat, Kepala Biro Humas dan Juru Bicara KPK Febri Diansyah belum berkomentar banyak. Namun Febri secara tersirat membenarkan kabar tersebut. Hanya saja, KPK enggan menjelaskan siapa-siapa saja yang terjaring OTT, termasuk kebenaran kabar Patrialis terjaring di dalamnya.

"Benar ada OTT yang dilakukan KPK di Jakarta. Ada sejumlah pihak yang diamankan saat ini. Terkait dengan lembaga penegak hukum," kata Febri Diansyah saat dikonfirmasi via layanan singkat.

Baca juga artikel terkait OTT PATRIALIS AKBAR atau tulisan lainnya dari Maya Saputri

tirto.id - Hukum
Reporter: Maya Saputri
Penulis: Maya Saputri
Editor: Maya Saputri