Wamenhan Wahyu Sakti Trenggono Harap Audit Asabri Segara Selesai

Oleh: Andrian Pratama Taher - 16 Januari 2020
Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono berharap audit segera selesai agar kasus dugaan korupsi Asabri segera terang benderang.
tirto.id - Wakil Menteri Pertahanan Wahyu Sakti Trenggono mengatakan Kementerian Pertahanan kini menunggu hasil audit tentang dugaan korupsi perusahaan pengelolaan dana pensiun TNI. Audit pun sudah dilakukan kementeriannya.

“Audit sedang berlangsung," kata Trenggono singkat di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020).

Trenggono tidak menjelaskan bentuk audit yabg dimaksud. Ia juga tidak memberikan tenggat waktu dalam pelaksanaan audit Asabri. Akan tetapi, ia ingin audit bisa segera selesai.

"Secepatnya. Lebih cepat lebih bagus," kata Trenggono.

Isu dugaan korupsi dan kerugian Asabri dihembuskan pertama kali oleh Menkopolhukam Mahfud MD. Ia menyebut skandal di perusahaan pelat merah itu membuat kerugian negara hingga triliunan.

"Saya mendengar ada isu korupsi di Asabri yang mungkin itu tidak kalah fantastisnya dengan kasus Jiwasraya, di atas Rp10 triliun," ujar Mahfud di Kemenkopolhukan, Jakarta Pusat, Jumat (10/1/2020) lalu.

Asabri adalah perusahaan asuransi jiwa yang memberikan perlindungan finansial untuk kepentingan prajurit TNI, anggota Polri dan PNS Kemhan/Polri. Mereka mengelola tabungan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, serta dana pensiun.

Staf Khusus Menteri Pertahanan Bidang Komunikasi Publik dan Hubungan Antar-Lembaga Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan, Prabowo Subianto sudah mengambil langkah tentang dugaan korupsi Asabri.

Kemenhan, kata Dahnil, langsung melakukan komunikasi dengan Kementerian BUMN dan BPK soal informasi tersebut.

"Ketika mendapat laporan terkait dugaan korupsi di Asabri, Menhan sedang mempelajari dan menunggu informasi lengkap permasalahannya dari Menteri BUMN dan BPK," kata Dahnil, Selasa (14/1/2020).

Dahnil mengatakan, Prabowo berkepentingan dengan kasus Asabri meski Asabri adalah BUMN di bawah koordinasi Kementerian BUMN.


Baca juga artikel terkait KASUS ASABRI atau tulisan menarik lainnya Andrian Pratama Taher
(tirto.id - Hukum)

Reporter: Andrian Pratama Taher
Penulis: Andrian Pratama Taher
Editor: Abdul Aziz
DarkLight