Menuju konten utama

Update Konflik China-Taiwan Terbaru & Apa Berita Terkininya?

Berita terkini konflik China & Taiwan hari ini, Jumat, 12 Agustus 2022, apa yang terjadi?

Update Konflik China-Taiwan Terbaru & Apa Berita Terkininya?
Kendaraan militer Taiwan melakukan parade saat perayaan Hari Nasional di depan Gedung Kepresidenan di Taipei, Taiwan, Minggu, 10 Oktober 2021. FOTO/AP Photo/Chiang Ying-ying

tirto.id - Mata dunia sekarang sedang mengarah ke perselisihan antara Taiwan dan China. Bagaimana kelanjutan konflik dua negara itu setelah kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi ke Taiwan, yang memicu kemarahan China?

Seperti dikutip France24, militer Taiwan sedang mengadakan latihan tembak-menembak lagi pada hari Kamis. Hal tersebut mereka lakukan setelah China mengakhiri latihan militer terbesarnya di sekitar pulau itu.

Juru bicara Korps Angkatan Darat Kedelapan Taiwan, Lou Woei-jye mengatakan kepada AFP, pasukannya menembakkan howitzer dan target suar dalam latihan pertahanan pada Kamis pagi.

Lou mengatakan, latihan militer itu digelar di wilayah paling selatan Taiwan, Pingtung pada 08.30 pagi waktu setempat dan berlangsung sekitar satu jam.

"Kami memiliki dua tujuan untuk latihan tersebut, yang pertama adalah untuk mengesahkan kondisi artileri yang tepat dan kondisi perawatannya, yang kedua adalah untuk mengkonfirmasi hasil tahun lalu," kata Lou.

Latihan Militer & Buku Putih China

Sementara itu, SCMP melaporkan, latihan militer Taiwan itu terjadi sehari setelah China menerbitkan buku putih yang mengatakan kalau mereka punya pilihan atas "semua tindakan yang diperlukan" untuk bersatu kembali.

China marah karena Ketua DPR AS Nancy Pelosi tak mendengar peringatan mereka dan tetap melakukan kunjungan ke Taiwan. China kemudian melakukan latihan udara dan laut selama berhari-hari di sekitar pulau Taiwan sehingga meningkatkan ketegangan antara dua negara.

Di sisi lain, Taiwan menuduh Beijing menggunakan kunjungan Pelosi sebagai alasan memulai latihan sekaligus kemungkinan berlatih untuk invasi.

Kantor Urusan Taiwan Dewan Negara dan Kantor Informasi Dewan Negara China menerbitkan buku putih berjudul "Pertanyaan Taiwan dan Reunifikasi China di Era Baru" pada hari Rabu.

Seperti dikutip Global Times, buku putih itu menunjukkan tekad Partai Komunis China (CPC), "rakyat China" dan komitmen mereka untuk melakukan reunifikasi nasional (penyatuan kembali).

Buku putih itu berisikan konten yang disesuaikan dengan era baru, termasuk peringatan khusus kepada Partai Progresif Demokratik (DPP) yang saat ini menguasai Taiwan dengan mengatakan tindakan pemisahan diri adalah hambatan yang "harus dihilangkan".

Buku itu juga menyoroti bahaya peran Amerika Serikat dalam mengganggu proses reunifikasi China. Dokumen tersebut memberikan pedoman yang lebih jelas untuk pemerintahan pasca-reunifikasi atas pulau itu dan mengapa hal itu akan bermanfaat bagi masyarakat internasional.

"Kami adalah satu China, dan Taiwan adalah bagian dari China. Ini adalah fakta tak terbantahkan yang didukung oleh sejarah dan hukum. Taiwan tidak pernah menjadi negara; statusnya sebagai bagian dari China tidak dapat diubah," kata buku putih itu.

Untuk informasi tentang akar konflik China dan Taiwan bisa dibaca di sini (Akar Konflik Cina-Taiwan: Kasus Kunjungan Ketua DPR AS Nancy Pelosi).

Baca juga artikel terkait KONFLIK CHINA-TAIWAN atau tulisan lainnya dari Alexander Haryanto

tirto.id - Politik
Penulis: Alexander Haryanto
Editor: Iswara N Raditya