Ungkap Alasan Jual Delta, Anies: Keuntungannya Cuma Segitu-Gitu Aja

Oleh: Hendra Friana - 5 Maret 2019
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjelaskan alasan Pemprov bakal segera melepaskan kepemilikan saham di PT Delta Djakarta.
tirto.id - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memastikan bahwa Pemprov bakal segera melepaskan kepemilikan saham di PT Delta Djakarta. Meski ada sejumlah penolakan dari sejumlah anggota dewan, ia menganggap bahwa rencana tersebut perlu direalisasikan.

Sebab, kata dia, pendapatan emiten bir tersebut tidak mengalami peningkatan signifikan dari tahun ke tahun. Bahkan, kata dia, dibandingkan penerimaan yang masuk ke Pemprov dari pajak, jumlahnya sangat kecil.

"Nambahnya cuma segitu-segitu juga uangnya. Apalagi dengan ukuran APBD kita sekarang, itu menjadi kecil sekali dari situ," kata Anies di Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (5/2/2019).

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga mengatakan bahwa penjualan Delta akan punya manfaat lebih besar. Sebab, hasil dari pelepasan saham Pemprov bisa digunakan pembangunan infrastruktur di Jakarta.

"Dana itu jauh lebih bermanfaat bila kami gunakan untuk pembangunan bagi masyarakat kita," sebut Anies.

Hingga saat ini, kinerja keuangan Delta sepanjang tahun 2018 memang belum diumumkan ke publik. Namun, berdasarkan laporan keuangan perusahaan yang dipublikasikan di bursa efek Indonesia (BEI), produsen bir beralkohol merek Anker itu masih mencatatkan kinerja positif.

Pada kuartal III/2018, penjualan Delta mencapai Rp627,78 miliar atau naik 15 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp545,72 miliar.

Sementara dari laba bersih, perseroan meraup uang sebesar Rp232,87 miliar, melonjak 23 persen dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp189,91 miliar.

Namun demikian, kata presiden Komsiaris Delta Sarman Simanjorang, emiten berkode DLTA itu bakal mengalami sedikit tekanan akibat kenaikan cukai alkohol di tahun 2019.

Sementara itu, demi memuluskan penjualan saham di Delta, baru Pemprov telah menggabungkan dua kepemilikan sahamnya. 2,91 persen dari total 26,25 persen saham Pemprov yang sebelumnya digenggam oleh Badan Pengelola Investasi dan Penyertaan Modal (BPIM) Jakarta kini telah dilebur atas nama Pemprov DKI.



Baca juga artikel terkait SAHAM BIR atau tulisan menarik lainnya Hendra Friana
(tirto.id - Bisnis)

Reporter: Hendra Friana
Penulis: Hendra Friana
Editor: Maya Saputri
DarkLight