Menuju konten utama

TNI Beri Bantuan Rumah Sakit Lapangan Bagi Korban Gempa Lombok

TNI membangun Rumah Sakit Lapangan dan mengerahkan 80 tenaga medis yang ditempatkan di dua wilayah untuk membantu korban gempa Lombok.

TNI Beri Bantuan Rumah Sakit Lapangan Bagi Korban Gempa Lombok
Presiden Joko Widodo (tengah) didampingi Gubernur NTB TGB Zainul Majdi (kedua kiri) berdialog dengan anak-anak korban gempa di Desa Madayin, Kecamatan Sambelia, Selong, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018). ANTARA FOTO/Ahmad Subaidi

tirto.id - TNI memberikan bantuan berupa rumah sakit lapangan dan tim medis kepada korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat. Gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi pada Minggu (29/7/2018), pukul 05:47 WIB dengan kedalaman 10 kilometer.

“Kami berikan bantuan rumah sakit lapangan dan 80 tenaga medis yang ditempatkan di dua wilayah,” ujar Panglima TNI Hadi Tjahjanto di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta, Senin (30/7/2018).

Sejak didirikan sejak kemarin malam, Hadi menyatakan rumah sakit lapangan dan tim medis sudah bekerja untuk menolong korban luka-luka. TNI juga akan menyediakan rumah sakit lapangan tambahan lain jika diperlukan.

Hadi menambahkan, para petugas di lapangan juga mengadakan kegiatan khusus bagi anak-anak yang terdampak guna menghilangkan trauma pascakejadian.

Sementara itu, berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Gempa terjadi akibat aktivitas Sesar Flores dan dipicu deformasi batuan dengan mekanisme pergerakan naik. Hingga pukul 08:00 WIB terjadi 276 gempa susulan yang terjadi dalam kedalaman dangkal yaitu 5-10 kilometer.

BNPB akan memberikan bantuan uang siap pakai sebesar Rp750 juta untuk Provinsi NTB, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Utara masing-masing Rp250 juta.

Tim Reaksi Cepat (TRC) BNPB juga mendampingi korban di posko tanggap darurat. Lembaga itu juga mengirimkan bantuan logistik seperti 50 unit tenda pengungsi, 100 unit tenda keluarga, 100 unit genset, 5.000 lembar matras, serta 25.000 buah makanan siap saji.

Beberapa kejadian gempa besar di Lombok yang bersumber dari Sesar Flores yakni pada 30 Mei 1979 (6,1 SR) , 20 Oktober 1979 (6,2 SR) serta 17 Desember 1979 (6,3 SR).

Baca juga artikel terkait GEMPA LOMBOK atau tulisan lainnya dari Adi Briantika

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Adi Briantika
Penulis: Adi Briantika
Editor: Yandri Daniel Damaledo