Menuju konten utama

TKN: Pemilu Kita Jangan Sampai Dikacaukan Bandit-Bandit Politik

TKN mengajak masyarakat untuk mengawasi berjalannya Pemilu 2019 dari bandit-bandit politik yang ingin mengacaukan penghitungan suara dari KPU RI.

TKN: Pemilu Kita Jangan Sampai Dikacaukan Bandit-Bandit Politik
Johny G Plate. Antaranews/Riza Harahap

tirto.id - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Johnny G Plate mengatakan, pihaknya akan membahas Kabinet Koalisi Indonesia Kerja (KIK) Jokowi-Ma'ruf usai hasil perhitungan suara dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) selesai.

Namun, dirinya menegaskan seluruh masyarakat harus mengawasi pemilu agar jangan sampai dikacaukan oleh bandit-bandit politik.

"Kita harus awasi pemilu kita ini, jangan sampai dikacaukan oleh bandit-bandit politik. Kita jaga pemilu kita jangan sampai dikacaukan dengan bandit-bandit politik," ujarnya saat di Kompleks DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (13/5/2019).

Menurut Politikus Partai Nasdem itu, demokrasi Indonesia sudah maju dan baik. Oleh karena itu, dirinya berharap agar pesta demokrasi 2019 ini dapat menghasilkan pemilu yang legitimate.

"Kita harus menyelesaikannya agar dapat menghasilkan pemilu yang legitimate," kata Johnny.

Kemudian ia pun mengatakan jika nanti capres-cawapres 01, Jokowi-Ma'ruf terpilih menjadi presiden dan wakil presiden Indonesia periode 2019-2024. Pihaknya membuka ruang bagi siapa saja yang ingin bergabung dalam Kabinet KIK. Termasuk Partai PAN dan Demokrat jika mereka ingin bergabung.

"Tergantung apa kontribusi mereka. Tergantung portofolio kabinet kan kami mau kabinet yang ahli, kompeten, koordinasi yang kuat. Itu kan sangat tergantung siapa orangnya. Kalau orangnya enggak bener, ya jangan," terangnya.

Dirinya menerangkan, pihaknya membuka kerja sama politik dengan semua pihak. Tapi terkait dengan bergabungnya PAN dan Demokrat, dirinya menyerahkan itu semua ke Joko Widodo(Jokowi) jika nanti terpilih menjadi presiden.

"[Tetapi] Jangan maksa-maksa presiden, jangan maksa-maksa program-programnya kepada presiden. Karena program yang sudah diendorse oleh rakyat adalah program Jokowi-Ma'ruf. Kalau di luar kabinet, berunding dengan koalisi," tukas Johnny.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019 atau tulisan lainnya dari Riyan Setiawan

tirto.id - Politik
Reporter: Riyan Setiawan
Penulis: Riyan Setiawan
Editor: Dewi Adhitya S. Koesno