Menuju konten utama

Tim Gabungan Cari 10 Korban Longsor di Tepi Danau Toba

Polda Sumatera Utara menyatakan masih terdapat 10 korban longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang belum berhasil ditemukan.

Tim Gabungan Cari 10 Korban Longsor di Tepi Danau Toba
Anggota Ditsabhara Polda Sumatera Utara melakukan penyisiran korban tenggelamnya KM Sinar Bangun di Danau Toba, Sumatera Utara, Rabu (27/6/2018). ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan

tirto.id - Polda Sumatera Utara (Sumut) menyatakan masih terdapat 10 korban longsor di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) yang belum berhasil ditemukan. Tim Gabungan TNI, Polri, BPBD, dan Basarnas pun hingga kini terus melakukan upaya pencarian kepada 10 korban tersebut.

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Hadi Wahyudi, mengatakan fokus pencarian 10 korban tersebut dilakukan di bibir Danau Toba. Menurut Hadi, dalam proses pencarian 10 korban tersebut, tim gabungan harus membuka akses jalan .

"Hari ini personel melakukan pencarian para korban di titik-titik yang diduga adanya korban di sekitaran bibir Danau Toba. Tim SAR gabungan juga melakukan pencarian korban longsor dengan cara menyelam di sekitar Danau Toba," kata Hadi dalam keterangan tertulis, Rabu (6/12/2023).

Kepala Kantor Basarnas Medan, Budiono, menambahkan pencarian hari ini melibatkan sedikitnya 538 orang dari berbagai instansi dan organisasi yang terlibat yang nantinya akan dibagi menjadi 3 Sektor yang difokuskan menjadi 6 titik.

"Sektor I Melakukan pencarian di Permukaan air menggunakan 2 Unit RIB dari Basarnas dan Polairud dan Perahu 3 unit Perahu LCR," tutur Budiono.

Kemudian, tim gabungan juga menggunakan Aqua Eye untuk mendeteksi keberadaan korban di dalam air. Jika cuaca cerah, tim Basarnas Spesial Group (BSG) dan Personel dari Polairud.

Sementara itu, SRU II dibagi menjadi 3 titik pencarian dengan menggunakan alat berat Excavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju tepi danau.

Selain itu, SRU III menjadi 3 titik melakukan pencarian menggunakan alat berat excavator dan didampingi tim scouting darat di area batas jalan menuju arah bukit.

"Selain itu tim nanti juga akan dibantu anjing pelacak dari pihak kepolisian," ucap Budiono.

Diketahui, hari ini merupakan pencarian hari kelima pasca banjir bandang dan longsor menerjang kawasan pemukiman penduduk di Desa Simangulampe Kec. Bakti Raja Kab. Humbang Hasundutan (Humbahas). Bencana alam itu terjadi pada Jumat (5/12/2023).

Di hari pertama bencana, dua orang korban telah ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan telah diserahkan kepada pihak keluarga. Selanjutnya tim masih terus berupaya melakukan pencarian terhadap 10 korban yang masih dinyatakan hilang.

Baca juga artikel terkait BASARNAS atau tulisan lainnya dari Ayu Mumpuni

tirto.id - Sosial budaya
Reporter: Ayu Mumpuni
Penulis: Ayu Mumpuni
Editor: Reja Hidayat