Menuju konten utama

Tambahan 6 Juta Vaksin Sinovac & Astrazeneca Tiba di RI 27 Agustus

Sampai dengan 27 Agustus 2021, Indonesia sudah menerima kiriman vaksin corona sebanyak 208,7 juta dosis.

Tambahan 6 Juta Vaksin Sinovac & Astrazeneca Tiba di RI 27 Agustus
Petugas cargo menurunkan envirotainer berisi vaksin COVID-19 Pfizer dari pesawat setibanya di Terminal Cargo Bandara Internasional Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (19/8/2021). ANTARA FOTO/Fauzan/foc.

tirto.id - Tambahan suplai vaksin corona terus datang ke Indonesia. Pada Jumat, 27 Agustus 2021, kembali tiba kiriman 5 juta dosis vaksin Sinovac (Coronavac) dalam bentuk jadi dan 1.086.000 dosis vaksin Astrazeneca.

Sekretaris Perusahaan sekaligus Juru Bicara COVID-19 Bio Farma, Bambang Heriyanto menyebut, pengadaan 6,086 juta dosis vaksin itu dilakukan melalui mekanisme pembelian langsung.

"Dengan hadirnya kedua vaksin tersebut, berarti Indonesia sudah kedatangan vaksin COVID-19 sebanyak 208,7 juta dosis," kata Bambang pada Jumat (27/8/2021).

Bambang menegaskan pemerintah terus berupaya mendatangkan vaksin. Hal ini agar stok vaksin di berbagai daerah tetap aman dan program vaksinasi corona secara nasional terus berjalan.

Dia mencatat, sejauh ini sudah 123.256.044 dosis vaksin corona didistribusikan ke seluruh wilayah Indonesia. Adapun rincian jenis vaksin, sesuai keterangan Bambang, adalah sebagai berikut:

  • Vaksin Sinovac sebanyak 3 juta dosis (Coronavac 1 dosis)
  • Vaksin Bio Farma sebanyak 89.366.140 dosis
  • Vaksin AstraZeneca sebanyak 15.982.584 dosis
  • Vaksin Moderna sebanyak 7.558.810 dosis
  • Vaksin Sinovac sebanyak 6.848.644 dosis (CoronaVac 2 dosis)
  • Vaksin Sinopharm dari hibah 499.866 dosis.

"Bio Farma senantiasa akan terus mendistribusikan vaksin COVID-19 ke lokasi yang membutuhkan sesuai dengan arahan dari Kementerian Kesehatan," Bambang menambahkan.

Data Kementerian Kesehatan menunjukkan, hingga 26 Agustus 2021 pukul 17.00 WIB, hanya ada satu provinsi dengan stok vaksin yang bisa habis di bawah 14 hari. Stok vaksin untuk 33 provinsi lainnya masih cukup untuk periode di atas 14 hari.

Kembali merujuk data Kemenkes, total jumlah dosis vaksin corona yang terdistribusi ke berbagai daerah selama 1-26 Agustus 2021 saja, tercatat mencapai 36.631.654 dosis.

Saran Ahli Kesehatan terkait Vaksinasi di Indonesia

Hingga 27 Agustus 2021, 92.8 juta penduduk Indonesia telah menerima vaksin corona dosis ke-1 maupun kedua. Hal ini membuat Indonesia sekarang menduduki peringkat enam di dunia dalam hal jumlah orang yang telah divaksinasi dan posisi ke 7 dunia dalam hal jumlah dosis vaksinasi.

Guru Besar Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof. DR. dr. Soedjatmiko menilai capaian itu perlu untuk terus dilanjutkan. Dia menyarankan, pemerintah memperbanyak lokasi vaksinasi agar pencapaian target penerima vaksin Covid-19 semakin lekas tercapai.

Namun, Soedjatmiko juga mengingatkan bahwa perlu dilakukan perbaikan dalam aspek koordinasi penghitungan kebutuhan, pengiriman, dan distribusi vaksin.

Sementara pakar imunisasi, dr. Elizabeth Jane Soepardi, MPH. DSc menambahkan, vaksinasi harus menjangkau setidaknya 70 persen penduduk Indonesia agar pandemi segera bisa terkendali serta tercipta herd immunity (kekebalan kelompok).

Untuk mencapai target itu, Indonesia harus terus mendorong percepatan vaksinasi. Sebab, saat ini baru 21 persen penduduk yang menerima vaksin Covid-19.

Jane menambahkan, karena jumlah vaksin masih terbatas, pemerintah daerah diharapkan dapat mendahulukan daerah dengan kasus COVID-19 yang paling banyak. Umumnya kasus banyak pada daerah yang lebih padat populasi dan mobilitas penduduknya tinggi.

"Dengan cara ini, otomatis cakupan imunisasi akan lebih cepat meningkat dibanding vaksin yang ada didistribusi secara merata," ujar Doktor Bidang Penelitian dan Pelayanan Kesehatan tersebut.

Banner BNPB Info Lengkap Seputar Covid19

Banner BNPB. tirto.id/Fuad

Baca juga artikel terkait VAKSIN CORONA atau tulisan lainnya dari Addi M Idhom

tirto.id - Kesehatan
Penulis: Addi M Idhom
Editor: Yantina Debora