Menuju konten utama

Susi Bantah Dirinya Maju Jadi Pendamping Jokowi di Pilpres 2019

“Tidak ada itu,” kata Menteri Susi.

Susi Bantah Dirinya Maju Jadi Pendamping Jokowi di Pilpres 2019
Ketua Yayasan Kebun Raya Indonesia Megawati Soekarnoputri berbicang dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ketika menghadiri Jaga Bumi Festival, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (29/4/2018). ANTARA FOTO/Zabur Karuru

tirto.id - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menampik jika dirinya disebut masuk dalam bursa kandidat bakal calon wakil presiden mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019, Minggu (15/7/2018).

“Tidak ada itu,” kata Menteri Susi, sebagaimana dilansir Antara.

Susi menjadi kandidat yang berada di peringkat ketiga teratas berdasarkan hasil survey Charta Politika di Jawa Barat.

Dari 1.200 responden, 3,8 persen di antaranya menilai Susi pantas mendampingi Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019. Sementara itu, mantan panglima TNI Gatot Nurmantyo berada di urutan teratas sebesar 10.9 persen dan disusul politisi Parati Demokrat Agus Harimuti Yudhoyono sebesar 8,1 persen.

Selain itu, LSM Destructive Fishing Watch (DFW) Indonesia menyatakan peluang Menteri Susi menjadi Cawapres semakin terbuka pasca dirinya meraih kelulusan dan mendapat ijazah setara SMA.

Sebelumnya, Menteri Susi meraih ijazah setara SMA setelah lulus ujian paket c di daerah domisilinya, Pangandaran, Jawa Barat, 11-13 Mei 2018.

“Dengan terpenuhinya syarat formal tersebut, saya kira peluang untuk menjadi cawapres makin terbuka,” kata Koordinator Nasional DFW Indonesia Abdi Suhufan.

Kepopuleran Menteri Susi di masyarakat, kata dia semakin membuka peluang dirinya untuk menjadi Cawapres.

Selain itu Susi termasuk dalam "The BBC 100 Women" 2017 dan mendapat penghargaan kategori kepemimpinan karena dinilai berani memberantas penangkapan ikan ilegal, tidak dilaporkan, dan tidak diatur oleh kapal asing dan lokal di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia.

Ia juga dianggap telah berperan penting dalam menjaga kesehatan laut dan praktik pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan yang bertanggung jawab melalui pelarangan penggunaan pukat dan alat tangkap tidak ramah lingkungan lainnya.

Selain itu, Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga telah menerima penghargaan bidang maritim global, yaitu Peter Benchley Ocean Awards, yang digelar di lembaga Smithsonian, Washington DC, Amerika Serikat, tanggal 11 Mei 2017 lalu.

Menteri Susi juga beberapa kali mendapatkan penghargaan internasional, seperti Seafood Champion Award dalam acara Seaweb Seafood Summit yang berlangsung di Seattle, Negara Bagian Washington, Amerika Serikat, pada 5-7 Juni 2017.

Baca juga artikel terkait PILPRES 2019

tirto.id - Politik
Sumber: antara
Penulis: Yulaika Ramadhani
Editor: Yulaika Ramadhani