Menuju konten utama

Survei IPO Sebut Bahlil Jadi Menteri Paling Diingat Publik

Hasil survei tersebut dinilai menunjukkan bahwa berbagai kebijakan Bahlil selama dua tahun ini mendapat perhatian masyarakat.

Survei IPO Sebut Bahlil Jadi Menteri Paling Diingat Publik
Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri ESDM Bahlil Lahadalia (tengah) menyampaikan keterangan pers bersama Gubernur Bali Wayan Koster (kiri) dan Dirut Pertamina Simon Aloysius Mantiri (kanan) usai rapat koordinasi (rakor) terkait distribusi BBM di Fuel Terminal (FT) Sanggaran, Denpasar, Bali, Senin (19/10/2026). Menko Bahlil meminta Pertamina untuk meningkatkan cadangan BBM jenis Pertalite di wilayah Bali yang saat ini rata-rata mencapai 11-12 hari menjadi 15 hari serta menambah jumlah armada kapal pengangkut BBM ke Bali untuk mempercepat penanganan gangguan pasokan dan distribusi BBM yang mengakibatkan antrean pembelian BBM di berbagai SPBU di Bali beberapa waktu terakhir. ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/YU
Jadikan tirto.id sumber pilihan pencarian Google

tirto.id - Menko Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi sekaligus Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia menempati posisi teratas sebagai menteri yang paling diingat publik atau top of mind berdasarkan hasil survei Indonesia Political Opinion (IPO).

Politikus muda Partai Golkar, Arief Rosyid Hasan, menilai hasil survei tersebut menunjukkan bahwa berbagai kebijakan Bahlil selama dua tahun ini mendapat perhatian masyarakat.

"Kebijakan yang memberikan ruang kepada rakyat kecil, mulai dari pengelolaan sumur minyak rakyat, pertambangan rakyat, hingga menjaga harga BBM bersubsidi agar tidak mengalami kenaikan, merupakan bagian dari upaya menerjemahkan arahan Presiden Prabowo Subianto agar kebijakan negara berpihak kepada rakyat," kata Arief yang juga Sekretaris Akademi Partai GOLKAR ini saat dihubungi, Sabtu (24/10/2026).

Berdasarkan hasil survei IPO yang dirilis pada Sabtu (24/10/2026), Bahlil menempati urutan pertama dalam kategori top of mind menteri Kabinet Merah Putih dengan perolehan 37,5 persen. Posisi berikutnya ditempati Abdul Muhaimin Iskandar sebesar 34,1 persen, Zulkifli Hasan 21,7 persen, dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) 16,5 persen.

Popularitas Bahlil juga berada di posisi teratas ketika responden diberikan daftar nama menteri Kabinet Merah Putih. Dalam kategori tersebut, Bahlil memperoleh 70,4 persen, disusul AHY sebesar 62,5 persen, Abdul Muhaimin Iskandar 60,9 persen, dan Zulkifli Hasan 48 persen.

Arief menilai tingginya tingkat pengenalan publik terhadap Bahlil tidak terlepas dari sejumlah kebijakan di sektor energi dan sumber daya mineral yang dinilainya memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

Selain itu, menurut Arief, keberpihakan pemerintah terhadap masyarakat tidak cukup hanya diukur melalui pertumbuhan investasi maupun peningkatan produksi nasional. Kebijakan ekonomi juga harus mampu membuka kesempatan bagi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam aktivitas ekonomi dan menikmati manfaat pengelolaan sumber daya alam.

"Keberpihakan ekonomi tidak cukup diwujudkan melalui pertumbuhan investasi dan peningkatan produksi nasional. Pemerintah juga perlu memastikan bahwa masyarakat memiliki kesempatan untuk terlibat dalam kegiatan ekonomi, memperoleh manfaat dari sumber daya alam, serta terlindungi daya belinya," jelas Arief.

Ia mengatakan kebijakan Bahlil dalam membuka akses pengelolaan sumur minyak dan pertambangan rakyat sejalan dengan visi Presiden Prabowo dalam memperkuat kedaulatan ekonomi nasional. Sementara itu, upaya mempertahankan harga BBM bersubsidi dinilai menjadi salah satu bentuk perlindungan terhadap daya beli masyarakat.

"Presiden Prabowo berulang kali menekankan pentingnya kedaulatan ekonomi dan kesejahteraan rakyat. Dalam pandangan saya, kebijakan Bahlil mengenai sumur rakyat dan tambang rakyat memperlihatkan upaya membuka akses ekonomi yang lebih luas," katanya.

Arief juga menyoroti kebijakan transisi energi yang dijalankan Bahlil. Menurutnya, dorongan terhadap pengembangan berbagai sumber energi bersih turut membuat kebijakan Bahlil menarik perhatian generasi muda.

"Selain itu, kebijakan Menteri Bahlil terhadap transisi energi, dengan mendorong berbagai alternatif sumber energi bersih di Indonesia menjadikannya kini digandrungi orang muda," ungkapnya.

Sementara itu, Direktur Eksekutif IPO, Dedi Kurnia Syah Putra, menjelaskan kategori top of mind mengukur tingkat pengenalan spontan masyarakat terhadap menteri tanpa terlebih dahulu diberikan daftar nama. Dalam kategori tersebut, Bahlil memperoleh persentase tertinggi dibandingkan nama-nama menteri lainnya.

Survei IPO bertajuk Refleksi dan Evaluasi Publik: Dua Tahun Kabinet Merah Putih dilakukan pada 12–20 Oktober 2026 dengan melibatkan 1.200 responden menggunakan metode multistage random sampling. Survei tersebut memiliki margin of error sebesar ±2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Baca juga artikel terkait SURVEI atau tulisan lainnya dari Antara

tirto.id - Flash News
Penulis: Antara
Editor: Fransiskus Adryanto Pratama